Skip to content

AL QURAN, TANTANGAN MAHA TOLOL

February 24, 2018

Apa yang terlintas dalam pikiran anda kalau ada yang menantang anda untuk melakukan sesuatu seperti tantangan berikut ini:

QS 2 : 23
23. Dan jika kamu meragukan (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
24. Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

Coba baca dan pahami bagaimana saya menanggapi tantangan tersebut dengan akal sehat, pikiran jernih dan logis, sebagai berikut:

Kalau saya meragukan Al quran yang diturunkan si “Kami” kepada hambanya, tidak ada kewajiban saya untuk membuat satu surah semisal Al quran yang cakadut, amburadul, tidak runut, tidak ada time line, tipu tipu, kontradiksi dan kacau balau, apalagi mengajak penolong penolong meskipun saya orang benar, bahkan meskipun saya orang salah.
Ngapain juga saya harus jadi seorang penipu untuk membuktikan tantangan si TOLOL raja TIPU TIPU dengan mengklaim saya tidak mampu sambil mengancam dengan neraka tipu tipu.

Anda bisa menikmati tantangan abal abal dari sang PENIPU dan tentunya bagi anda anda yang sudah tertipu, tantangan MAHA TOLOL berikut ini adalah kata kata suci yang sangat indah tiada duanya, karena anda tidak akan mampu berpikir apapun selain takjub luar biasa:

QS 52 : 34
Maka cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (Al-Qur’an) jika mereka orang-orang yang benar.
QS 17 : 88
Katakanlah, “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) Al-Qur’an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun mereka saling membantu satu sama lain.”
QS 10 : 38
Apakah pantas mereka mengatakan dia (Muhammad) yang telah membuat-buatnya? Katakanlah, “Buatlah sebuah surah yang semisal dengan surah (Al-Qur’an), dan ajaklah siapa saja di antara kamu orang yang mampu (membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”

Sementara yang mengeluarkan tantangan juga mengatakan hal ini:
QS 2 : 106
Ayat yang Kami batalkan atau Kami hilangkan dari ingatan, pasti Kami ganti dengan yang lebih baik atau yang sebanding dengannya. Tidakkah kamu tahu bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu?

Adakah yang bisa menjawab, ayat yang mana yang dibatalkan? Ayat yang mana yang dihilangkan dari ingatan? Ayat yang mana yang sudah diganti? Ayat yang mana penggantinya?

Apakah SURAH LENGKAP dibawah ini jawabannya?:

QS 111
1. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!
2. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
4. Dan istrinya, pembawa kayu bakar.
5. Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.

Atau si “Kami” dengan sukarela atau terpaksa menjawab tantangannya sendiri dengan membuat satu surah yang sudah dibatalkannya sendiri?

Pikirkan baik baik, kalau klaim kesempurnaan si “Kami” adalah benar, mengapa harus ada yang dibatalkan kemudian diganti? Apakah yang dibatalkan dan diganti tersebut tidak sempurna sehingga akan ada orang gila yang bisa menjawab tantangan kesempurnaan si “Kami”?

Saya yakin seyakin yakinnya, hanya orang orang gila yang tergila gila dengan pernyataan gila dan akan semakin gila yang mampu menangkap makna tantangan MAHA TOLOL si “Kami” dengan klaim klaim kebenaran diluar nalar orang waras.

1. Binasalah kedua tangan Abdullah sang Abdi Allah dan benar-benar binasa dia!
2. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
4. Dan istrinya, pembawa kayu bakar.
5. Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
6. Karena dia melahirkan Muhammad.

Advertisements

From → Uncategorized

2 Comments
  1. JANGAN GITU AH permalink

    Mengapa Muhammad a.k.a Allah SWT mengeluarkan tantangan konyol untuk membuktikan kebenaran Quran pada kaum Pagan Mekah dapat kita lihat melalui ayat berikut,

    “Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menghendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (al Qur’ân) ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang purbakala”. [al-Anfâl/8: 31]”

    Dari komentar kaum Pagan di atas, kita dapat menduga dalam diri Muhammad timbul rasa ketersinggungan akibat begitu percaya diri yang berlebihan. Ia tidak percaya pada pendengarannya dan tidak menyangka kaum Pagan mengetahui ada yang semisal quran yang sudah mereka dengar pembacaannya. Kaum Pagan pun menegaskan mereka bisa membawakan semisal quran yang mereka maksud itu serta membacakannya dihadapan Muhammad. Hati Muhammad panas. Sebagai akibatnya Muhammad mengeluarkan tantangan penuh rasa emosional kepada kaum Pagan.

    Apa yang seharusnya dilakukan Muhammad tidak ia lakukan dalam merespon komentar kaum Pagan. Mestinya ia menantang kaum Pagan membawa semisal quran yang telah mereka dengar untuk dibacakan kemudian mengujinya. Disini fakta yang dikemukakan kaum Pagan menyatakan bahwa semisal quran sudah ada sebelum quran ditulis Muhammad. Artinya tantangan yang diberikan Muhammad untuk membuat semisal quran sangat berlebihan. Yang paling pahit dari komentar mereka ialah tatkala kaum Pagan menyatakan semua yang mereka dengar dari Muhammad adalah dongengan jaman dulu.

  2. JANGAN GITU AH permalink

    Semua muslim yang hidup di dunia nyata maupun di dunia Gho’ib begitu bangga dengan tantangan dari Muhammad ini. Menurut pendapat mereka, sampai hari ini belum ada seorang pun yang berhasil menjawab tantangan tersebut. Dengan demikian terbuktilah-menurut mereka-quran benar bukan karangan Muhammad. Kalau bukan Muhammad, lalu siapa? Dapatkah sesuatu disimpulkan benar bila tidak ada yg dapat menirukannya? Bukankah seharusnya yang benar akan ditirukan banyak pihak lain untuk mendapat keuntungan entah dengan cara sembunyi sembunyi mau pun terang-terangan. Pada kenyataannya quran telah melakukan penjiplakan secara tak bertanggungjawab dari kitab milik kaum Yahudi dan Kristen sedemikian rupa sehingga elemen Yahudi dan Kristen dapat ditemukan didalamnya. Mengapa quran muncul dengan ciri semisal Alkitab? Mengapa pula tidak ada orang-masih asumsi muslim-tertarik membuat semisal quran? Orang-orang berfikir waras tentu tidak tertarik menirukan kitab yang berasal dari tiruan kitab lain.

    Akhir kata, muslim sesungguhnya cacat nalar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: