Skip to content

AL ALLAQ, AL QADR, AL LAHMAK

October 15, 2015

Muhammad berpikir bahwa Taurat diturunkan langsung dari langit antah berantah kepada Musa, dia sama sekali tidak tahu bahwa Taurat adalah kitab kitab yang ditulis oleh dan tentang Musa yang meliputi 5 kitab dan dapat dipastikan bahwa Muhammad tidak pernah membaca kitab kitab Taurat, kecuali hasil dengar dengaran bahwa Musa mendapatkan langsung Hukum Taurat, padahal 2 loh batu yang diterima Musa tidak sama dengan Kitab Kitab Taurat.

Muhammad memang terobsesi dengan Musa. Musa dianggabnya RASUL dan NABI yang dihususkan kepada YAHUDI LAKNATULLOH dan kemudian setelah  menahbiskan dirinya sebagai RASUL dan NABI, dia bahkan mengatakan lebih berhak atas MUSA si YAHUDI LAKNATULLOH daripada orang YAHUDI LAKNATULLOH.

Kalau Muhammad berpikiran bahwa Musa mendapatkan WAHYU UTUH, yaitu TAURAT, maka diapun berpikiran seharusnya dia juga mendapatkan WAHYU UTUH yaitu AL QURAN.

Turunnya Al quran secara utuh dituliskan pada surah AL Qadr.  QS 97, 1-5.  Mengenai Asbabun Nuzul dan tafsir surah Al Qadr, terdapat banyak versi, sayangnya semua tafsir dan asbabun nuzul tentang TURUNNYA AL QURAN SECARA KESELURUHAN sama sekali tidak ada, justru bias kesana kemari hanya untuk menggambarkan MALAM PENUH KEMULIAAN, yaitu malam LAILATUL QADR tanpa menyinggung AL QURAN YANG SUDAH DITURUNKAN!!!!!!!!

Bahwa Al quran sudah diturunkan secara paripurna seperti yang dituliskan di Surah QS 97 (Al Qadr) dapat ditelusuri di Surah Ad Dukhan QS 44 : 3 :

sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.

Dalam Al Qadr QS 97 :1 dan Ad Dukhan QS 44 : 1 digunakan kata انزال  = turun secara keseluruhan, bukan  تنزيل = turun satu persatu.

Jadi jelaslah bahwa Al quran sudah diturunkan secara keseluruhan pada malam LAILATUL QADR atau malam penuh kemuliaan, malam yang lebih baik dari seribu bulan, malam turunnya malaikat-malaikat dan ruh, malam kesejahteraan sampai terbit fajar.

Catatan: Pada QS 44 : 59 Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran, menegasan bahwa al quran hanya untuk orang QURAISH dan orang yang berbahasa sama dengan Muhammad.

Pada kenyataannya, Al quran yang ada pada saat ini adalah Al quran yang diturunkan تنزيل = turun satu persatu sesuai dengan kejadian apa yang dialami dan sesuai dengan keinginan Muhammad.

Surah pertama kali yang diturunkan adalah AL ALLAQ, QS 96 : 1-5 yang diterima Muhammad di Gua hira, bukan pada malam kemuliaan, melainkan sebelum malam tiba, dimana Muhammad lari ketakutan dan berlari pulang ke rumahnya sambil meminta untuk diselimuti!!!!! (tidak mungkin malam hari).

Tidak satupun para islamis yang bisa menjelaskan kapan dan dimana peristiwa malam diturunkannya AL quran secara paripurna tersebut, karena sang nabipun tidak tahu kapan dan dimana peristriwa tersebut terjadi, apalagi mengharapkan secuil bukti dan referensi tentang malam tersebut, kecuali MENCIPTAKAN DONGENG/KIBULAN baru untuk menutupi DONGENG/KIBULAN Muhammad dan Al quran!!!!

Kalaulah ALLOW SWT seperti yang diklaimnya sebagai pencipta alam semesta ini, maka ALLOW SWT pastilah tuhan yang teliti dan teratur. Tentu wahyu wahyunya runut peristiwa dan diberikan dengan kronologis.

Kenyataannya, Al quran adalah WAHYU CAKADUT yang diacak ulang oleh Zaid dan Ustman yang menempatkan AL QADR pada surah ke 97 dan Al ALLAQ pada surah ke 96, padahal surah surah tersebut berdasarkan kronologisnya seharusnya berada di depan/urutan awal.

Bagi Muhammad yang menyukai wanita, dan menempatkan Aisah sebagai wanita yang paling disuka, penjelasan malam penuh kemuliaan, malam yang lebih baik dari seribu bulan, malam turunnya malaikat-malaikat dan ruh, malam kesejahteraan sampai terbit fajar ternyata bisa di tracing dari keterangan Muhammad sendiri.

Malam malam bersama Aisah adalah malam malam yang penuh kemuliaan, karena wahyu tidak akan turun kecuali Muhammad di bawah selimut Aisah, malam yang lebih baik dari seribu bulan, malam turunnya malaikat malaikat dan ruh, malah kesejahtraan sampai terbitnya fajar.

Setelah selesai giliran Aisah, maka selesailah malam LAILATUR QADR sampai pada giliran Aisah berikutnya.

Seharusnya di Al QURAN ditambahkan atau disisipkan satu surah lagi, pada surah ke  98 dengan judulnya AL LAHMAK, untuk menjelaskan hubungan antar AL ALLAQ dan AL QADR, sehingga setiap MUSLIM mengerti apa yang dimaksutkan dengan MALAM PENUH KEMULIAAN!!!!!!!!!!!!!!!!

—————————AL LAHMAK———————–

WAHYU TURUN KETIKA MUHAMMAD BERADA DI BAWAH SELIMUT AISAH

Asbabun Nuzul SURAH AL LAHMAK

Tabari Vl7, halaman 7

Aisyah berkata “wahyu datang padanya (Rasulullah) ketika ia dan aku bersamanya di bawah sebuah selimut.”

Bukhari Vol 5 Bk57 N 119

Nabi berkata,”Demi Allah, wahyu Ilahi tak pernah datang padaku ketika aku berada di bawah selimut salah pun dari isteri-isteriku, kecuali Aisyah.”

From → Uncategorized

One Comment
  1. SAW SUPER BANGSAT BIADAB permalink

    MANTAP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: