Skip to content

SUPER JENIUS ALA ISLAM

October 5, 2015

Tanpa mencampur adukkan masalah jenis kelamin, silahkan anda ingat ingat dan perhatikan ketika anda di SD dan SMP, bisa dipastikan yang juara juaranya adalah wanita.  Kemudian di SMA mulai terpecah dan berimbang antara wanita dan pria.

Mereka yang juara selalu dianggap pintar dan kepintaran dipengaruhi beberapa variabel diantaranya tingkat IQ dan kerajinan/ketekunan belajar.  Di SD dan SMP, rata rata wanita lebih rajin dan lebih tekun belajar sementara kalau ada pria yang IQ nya cukup tinggi, biasanya bandel dan malas belajar.  Di SMA, pola tersebut cenderung berubah, masa remaja dan pra dewasa mempengaruhi wanita dan pria, yang wanita mulai pandai bergaya dan yang pria mulai rajin membaca sedang yang IQ nya tinggi, tetap saja seperti sediakala, bandel dan malas belajar.

Kalaupun paparan yang saya kemukakan salah, bisa jadi memang jaman sudah berubah, karena jaman teknologi informasi saat ini tidak seperti jaman kami yang hanya bisa menonton televisi hitam putih, itupun harus nonton di rumah tetangga.

Kalau seseorang dikatakan pintar, setidak tidaknya dia memahami apa yang dibacanya, masalah mengerti atau tidak, tentu bisa mencari tahu atau dengan cara bertanya.  Orang pintar, bisa setuju atau tidak setuju dengan apa yang dibacanya, tentu dengan mencari tahu referensi yang mendukung pendapatnya, apakah yang dibacanya benar atau salah.  Meskipun demikian, bahan bacaan bisa saja diperdebatkan, karena kebenaran terkadang bersifat subjektif sampai bisa dibuktikan bahwa suatu hal benar atau salah dengan memberikan bukti bukti seobjektif mungkin.

Seorang anak kadang tersipu sipu malu kalau dipuji sebagai anak pintar.  Kebanyakan orang berlagak pintar, padahal hanya bermodalkan sedikit tahu dan merasa paling tahu, karena mereka sedikit membaca tentu sedikit yang lupa.  Sialnya lagi, mereka mereka yang sok pintar kecepatan berpikirnya kalah dari mulutnya, sehingga yang dikeluarkan seperti meludah kesembarang tempat.

Kalau saya memang suka memproklamirkan diri sebagai orang pintar dan anda tidak mungkin bisa menyanggahnya. Tidak semua orang bisa menulis artikel seperti yang saya lakukan, artikel yang ditulis husus untuk diperhatikan, diteliti, dibenarkan dan disanggah. Wartawan atau jurnalis, walaupun mereka setiap saat menulis artikel, yang ditulis mereka adalah artikel berita, jadi masih kalah pintar dibandingkan saya…. itupun kalau anda setuju, toh anda yang  membaca artikel ini dan andalah yang menilainya.

Sudah lebih 150 artikel yang saya tulis dan semuanya tentang ISLAM, AL QURAN, HADIST tetapi tidak satu orang pun yang bisa menyanggahnya, karena memang sumber sumber yang saya gunakan adalah sumber sumber yang dapat dibuktikan dan dapat ditelusuri kebenarannya.  Tetapi jangan heran kalau banyak pendapat yang mengatakan bahwa saya BODOH, TOLOL dan segala macam UMPATAN apapun jenisnya. Lebih banyak lagi yang menanggapi artikel tidak sesuai dengan apa yang dibacanya.

Di dunia ini bukan hanya ada ISLAM, YAHUDI dan NASRANI atau bukan hanya ada ISLAM, YAHUDI dan KRISTEN.

Orang pintar tahu kalau di dunia ini ada ribuan agama dan keyakinan dan orang orang pintar tahu bahwa berpikir bukan menggunakan agama atau keyakinan, tetapi menggunakan OTAK, dengab LOGIKA dan AKAL SEHAT.

Saya tidak peduli anda ISLAM, YAHUDI atau NASRANI atau KRISTEN, yang saya pedulikan adalah apakah anda termasuk orang PINTAR atau TOLOL; saya sangat peduli apakah anda mengerti yang anda baca atau tidak.

Kalau anda pintar, tentu anda memberikan pendapat sesuai dengan artikel yang anda baca. Kalau anda TOLOL, saya sangat suka MENGOLOK OLOK orang TOLOL dan apapun akan saya lakukan agar orang orang yang membaca artikel saya, fokus pada apa yang dibacanya.

Mengeluarkan pendapat, baik anda setuju atau tidak setuju, mendukung atau menyanggah, membenarkan atau mengkoreksi;  haruslah menggunakan platform yang sama, yaitu artikel yang anda baca. Sekali dua kali, tentu adalah hal yang lumrah kalau anda kadang lari dari wacana, bisa jadi anda terbawa emosi atau terbawa suasana.  Tetapi segeralah kembali ke jalan yang lurus, jalan yang sudah ditentukan dengan batasan, bahwa: apapun yang hendak anda sampaikan, sesuaikanlah dengan apa yang anda baca.

Judul artikel ini saya buat SUPER JENIUS ALA ISLAM, karena terlalu banyak mereka mereka yang tanpa malu malu menunjukkan keislamannya dengan bermodalkan TUDUHAN, ANCAMAN, KLAIM dan LARI KESANA KEMARI yang sama sekali tidak berhubungan dengan artikel. Lebih parah lagi, mereka pikir di dunia ini cuma ada ISLAM dan KRISTEN, cuma ada AL QURAN dan ALKITAB.  Mereka yang saya klasifikasikan SUPER JENIUS ALA ISLAM, langsung stress berat, depresi, berhalunisasi dengan SOK PINTARNYA, sedikit membaca dan sedikit lupa, yang penting berkomentar tapi tidak paham apa yang dibacanya.

Orang orang yang sudah bisa menulis dan membaca, belum tentu paham apa yang dibacanya.  Anak anak TK yang sudah bisa menulis dan membaca selalu bertanya kalau tidak mengerti apa yang dibacanya.  Anak anak TK tersebut bukanlah orang TOLOL, karena memang demikianlah tataran untuk anak TK yang sudah bisa menulis dan membaca.  Orang orang TOLOL adalah mereka mereka yang sudah bisa menulis dan membaca, apalagi sudah bisa main internetan tetapi tidak paham apa yang dibacanya, tidak pernah mencari tahu dan bertanya, yang penting mengeluarkan pendapat seperti orang meludah di sembarang tempat, sedikit tahu dan merasa paling tahu. Paling sial lagi, pengetahuan mereka di dunia ini hanya ada ISLAM, YAHUDI dan NASRANI atau KRISTEN.

Di sini, kami berkumpul lintas agama, lintas negara dan semuanya orang orang pintar. Tidak semua orang bisa masuk menjadi anggotanya, walaupun anda meng KLAIM diri anda pintar luar biasa.

Kepintaran bagi orang orang pintar adalah hal yang biasa biasa saja, sama seperti orang orang pintar yang tidak peduli juara atau tidak juara.

Lain lagi dalam ajaran ISLAM, kepintaran pun adalah hal yang biasa biasa saja, bahkan lebih ekstrim lagi, anda tidak mungkin menjadi pintar karena anda dilarang bertanya.

Kepintaran dalam ajaran ISLAM kalau anda bisa mematikan batang otak anda untuk berpikir sederhana, yang penting anda bisa membela sang NABI MULIA, yang BERBUDI AGUNG dan BERAHKLAK MULIA, yang menjadi SURI TELADAN SEMPURNA dengan segala KLAIM KLAIMNYA.

Orang pintar tidak membutuhkan KLAIM, yang dibutuhkan adalah BUKTI

dan sebaliknya dalam ajaran ISLAM :

Setiap muslim tidak membutuhkan BUKTI, yang dibutuhkan adalah KLAIM. 

Maka setiap muslim yang sudah bisa MENUDUH, orang lain BODOH, TOLOL dan segala macam UMPATAN apapun jenisnya untuk membela KLAIM,  KLAIM dan KLAIM tanpa bukti, mereka adalah SUPER JENIUS ALA ISLAM!!!!!!

Adakah  yang muslim bisa mengkoreksi, menyalahkan atau  membantah setiap artikel yang saya buat?

Sudah 150 artikel lebih yang saya buat MEMBUKTIKAN bahwa saya memang pintar dan sudah lebih 150 TUDUHAN dan UMPATAN serta   ANCAMAN yang saya terima dari para SUPER JENIUS ALA ISLAM yang suka LARI KESANA KEMARI dengan KLAIM, KLAIM  dan KLAIMnya.

From → Uncategorized

8 Comments
  1. goa hira permalink

    super genius hakulloh dodol
    1.berarti anda tidak membaca tulisan yang saya sampaikan
    2.takutlah akan azab alloh
    3.siapakah kamu sekarang ?
    4.untukmu agamamu untukku agamaku
    5.wallahualam

    super ingus ffr
    1.kutip dari injil palsu, padahal yang disanggah adalah hindu
    2.bodoh…bodoh, siapakah tuhanmu ?
    3.dimana ditulis dalam injil kalau yesus adalah tuhan ? tak perduli apa judul artikel
    4.apakah yesus beragama kristen ? yang ditanya adalah atheis

    saya hanya berharap tulisan yang sangat simpel ini , berguna untuk hakulloh cs, sehinga dalam menanggapi tulisan lebih berbobot dan berkwalitas.

  2. SAW SUPER BANGSAT BIADAB permalink

    Mantap … Ngomong2 pd Kmn ya ?? SUPER INGUS ISLAM

  3. goa hira permalink

    @ gagah
    jawaban anda sungguh ruarrrrrr biasa menanggapi artikel SUPER JENIUS ALA ISLAM.

  4. muhammadkontolonta permalink

    Mereka pada K.O. teman2 :))
    Tp saya percaya, diam2 mereka tetap pantau.

  5. muhammadkontolonta permalink

    @all jedukers

    Al Quran = Ayat-ayat setan /iblis.
    Muhammad = Gembong penjahat dunia.
    Muslim-1 (aka fanatik berjidad hitam) = Terorrist jahanam.
    Muslim-2 (aka islam ktp non fanatik) = hanya terjebak di persimpangan jalan dan menunggu penunjuk arah yang benar.

    Bonus:
    Alkisah, ada 3 orang sahabat sedang bincang2 soal agama mereka masing2.
    Muslim: “Hey Hindu, apakah kau cukup dekat dengan Tuhan-mu?”.
    Hindu : “Oh tentu, buktinya dalam setiap do’a, kami memanggilnya Om”.
    Muslim: “Lha kalau kamu, Kristen, bagaimana?”.
    Kisten : “Ya iyalah, dalam setiap do’a kami memanggilNya dengan sebutan Bapa”.
    Hindu + Kristen: “Kalau kamu sendiri bagaimana?”.
    Muslim: “Boro2 dekat, setiap kali sembahyang harus tarik urat leher, teriak-teriak dulu pake TOA”.

  6. Si momad69Aisha permalink

    MARILAH KITA LEBIH DEKAT PADA FAKTA.
    (Para Muslimin Bukan ber IQ di bawah 90 dan Non Muslim Juga Tidak Selalu Orang2 ber IQ Tinggi)

    Orang-orang muslim tepatnya bukanlah orang-orang yang IQ nya di bawah 90, atau ber IQ rendah ataupun orang2 bodoh, mereka hanya berada dalam KEBODOHAN karena tidak bersikap arif dalam menyikapi KEKEKALAN mereka. Setiap perkataan Muhammad, secara naif diterima mereka mentah-mentah tanpa ada penelaahan sedikitpun akan kebenarannya. Mereka bahkan menggunakan segala kepandaiannya untuk merasionalisasikan rationya secara terbalik, demi untuk membela nabi mereka. Mereka bilang mereka bersikap demikian untuk menyikapi ketidaktahuan mereka akan hal-hal ghaib atau supranatural. Saya katakan mereka bukanlah orang-orang bodoh, tetapi sikap mereka ini menjadikan mereka berada dalam kebodohan. Kalau sikap mereka ini, mereka pelihara sampai ajal menjemput mereka, saya terus terang berkata mereka2 ini betul-betul jadi bodoh beneran.
    Yang patut disayangkan orang yang mereka percaya ini adalah pembawa ajaran sesat (inti ajarannya adalah KEBENCIAN), sehingga menjadikan mereka berada dalam lajur yang salah, dan kesalahan ini membawa dampak merugikan teramat serius bagi kekekalan mereka.

    Suka atau tidak suka dalam hidup ini, kita semua senantiasa dihadapan pada beragam PILIHAN. Yaitu pilihan yang benar atau yang salah; terkadang pahit tapi berakibat baik atau terkadang manis tapi berakibat buruk; menelaah setiap perkataan Muhammad atau menerima mentah-mentah; dan seterusnya. Bagi saya seseorang itu saya katakan berada dalam “KEBODOHAN” bilamana ia berlaku sembrono alias gak berfikir secara cermat dalam menentukan pilihan-pilihan penting seperti ini, terlebih pilihan yang membawa konsekuensi serius.

    Setiap tindakan seseorang yang membawa kerugian serius bagi dirinya, tetapi tidak dipandang serius oleh diri yang bersangkutan adalah KEBODOHAN, contoh:
    1. Tindakan Bunuh Diri
    2. Perokok
    3. Percaya buta terhadap setiap perkataan Muhammad tanpa ditelaah.
    4. atau tindakan2 lainnya yang membawa kerugian serius bagi yang bersangkutan

    Saya itu orangnya senang guyon, sehingga saking geregetannya tanpa saya sadari, saya sering berkata muslim itu dongok/tolol. Perkataan ini saya gunakan sebagai ganti kata “KEBODOHAN” atau tidak arifnya sikap mereka. Tetapi supaya mereka bisa keluar dari kebodohan mereka, hendaklah kita2 juga harus terlebih dahulu bersikap arif, bukan? Bagi kita2 yang kebetulan lebih dulu tahu akan hal-hal baik dan benar, maka kita wajib memberitahukan mereka yang mungkin kebetulan saat ini belum tahu atau masih sesat. Bagi saya, sangat tidak penting saya itu dikenal sebagai orang pintar atau bodoh, tetapi yang terpenting adalah para muslimin harus tahu akan kejatuhan mereka dalam lumpur kebodohan atau mereka harus tahu bahwa mereka itu sedang tersesat pandangannya. Dan kita wajib menolong mereka untuk menjadi arif. Perlu diketahui untuk menjadi arif seseorang tidaklah harus terlebih dahulu menjadi jenius. Anda bisa saja seorang jenius tapi tidak arif, atau mungkin saja anda adalah orang2 yang ber IQ rata-rata tetapi anda arif, kembali semua itu bergantung pada pilihan yang ada di tangan anda.

    Silahkan baca postingan saya di situs bacabacaquran.com tentang:
    Renungan Perihal Kata Bodoh atau Kebodohan
    http://bacabacaquran.com/blogs/2457/2014/01/selamat-tahun-baru-2014-khususnya-bagi-provinsi-aceh
    Bila anda tidak bisa masuk situs ini karena terblokir, silahkan gunakan proxy:
    http://www.bypass123.com/

    dan

    Silahkan juga baca postingan saya di situs indonesia.alisina.com, karena saat ini situs ini sudah tak dapat di akses lagi maka anda bisa membacanya melalui
    http://intensedebate.com/people/mad69aisha
    Yaitu pada halaman 1 dari akhir, postingan ke 3 dan ke 2 terakhir
    Perihal:
    Pikiran dapat digolongkan dalam 3 tingkatan:
    1. Pikiran Supranatural [hanya di miliki Tuhan sendiri, dan semua manusia normal yang adalah ciptaan tidak mungkin mampu berfikir secara Supranatural, kecuali dalam kasus-kasus tertentu atas kehendak Tuhan sendiri (atau bagi orang-orang percaya dalam batas-batas tertentu)]
    2. Pikiran Natural (semua manusia normal mampu berfikir secara natural dan tentu saja apalagi Tuhan)
    3. Pikiran di bawah Natural (orang-orang yang bodoh hanya sanggup berfikir sebatas ini saja).
    dst-dstnya.

    Tuhan memberkati kita semua

  7. Si momad69Aisha permalink

    Dipersilahkan bagi kalian muslimin untuk menyangga, kalau benar kalian itu memang tidak benar telah terbenam dalam lumpur kebodohan total islam!

    Kalian percaya pada setiap perkataan Muhammad tanpa pernah kalian berpikir dan kalian dengan naifnya mau dibungkam olehnya hanya karena ia mengklaim dirinya sendiri sebagai nabi.

    Atas dasar apakah kalian muslimin mau percaya pada perkataannya bahwa dia adalah nabi terakhir?

    Kenyataan yang ditemukan, Muhammad itu jauh dari harapan yang seharusnya, dia tidak memiliki standar dan kualitas apa-apa dibandingkan nabi sebelumnya, setarapun tidak apalagi diharapkan untuk lebih tinggi. Muhammad malahan justru memperlihatkan kualitas sebagai nabi palsu. Tidakkah ini penting untuk menjadi bahan renungan kalian, hai kaum muslimin!

    Terlihat sekali Muhammad itu berbeda dengan nabi lain dan terlihat tidak seperti Nabi Sejati, melainkan Muhammad itu nabi palsu, berikut ini beberapa bukti diantaranya:
    1. Muhammad ketika menerima wahyu pertama dicekek roh, berada dalam kebimbangan dan ketakutan yang sangat, sehingga Khadijah mengambil inisiatif untuk menguji roh tersebut dengan uji penyingkapan selangkangannya.
    2. Muhammad TIDAK TAHU apakah setelah kematian dia akan pergi ke surga atau ke neraka.
    3. Muhammad TIDAK BISA membedakan antara wahyu Allah atau dari setan.
    4. Muhammad mengaku TIDAK BISA membuat mukjizat.
    5. Muhammad membuat NUBUAT PALSU.
    6. Muhammad pikir dia mungkin telah KERASUKAN SETAN.
    7. Muhammad itu penipu dan mengajarkan umat untuk menipu (taqiyya) bila dalam keadaan terjepit dan demi kebaikan islam.

    KESIMPULAN:
    Muhammad tidak memenuhi kriteria sebagai nabi.
    Kebimbangan dan ketakutannyanya menunjukkan kepalsuannya.
    Dia tidak bisa membedakan ketika Setan memberinya wahyu.
    Ia tidak mampu memberikan nubuat yang spesifik.
    Dia tidak mampu bahkan menolak untuk melakukan mujizat sebagai nabi sebelumnya lakukan.
    Dia membuat nubuat palsu.
    Selain itu, Muhammad juga tidak yakin tujuan akhir nya setelah kematian.
    Dia hanya bisa menipu, mana ada seorang nabi menipu

    MUHAMMAD ADALAH NABI PALSU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: