Skip to content

Al-Qur’an, Antara Ali, Abu Bakar, Umar dan Ustman

June 23, 2013

Bagi para ahli sejarah Islam, tentulah tahu bahwa Ali, salah satu sahabat Muhammad yang sekaligus adalah menantunya tidak menghadiri pelantikan Abu Bakar sebagai Khalifah pertama.

Terlepas dari kontroversi bahwa Ali tidak senang melihat Abu Bakar menjadi Khalifah pertama, tetapi sumber sumber islam mencatat sumpah Ali yang menjadi alasannya tidak menghadiri pelantikan Abu Bakar:

“Aku melihat bahwa Al-qur’an telah ditambahkan, sehingga aku bernasar : “Aku tidak akan menggunakan jubahku kecuali untuk sembahyang, hingga aku bisa mengumpulkan Al-Qur’an.”

Setelah berhasil menyusun mushafnya, Ali menunjukkannya kepada sahabat-sahabat nabi, namun mereka menolaknya sehingga Ali harus membawanya pulang kembali.

Itulah pertama kali Al quran disusun yang dikenal dengan Mushaf Ali atau Mushaf Fatimah (istrinya).

Sumber :

  • Ibn Sa’d, Kitab al Tabaqat al Kabir, vol 2 p 338
  • Ibn Abi Shayba, vol 6 p 148
  • Yaqubi, Kitab al Tarikh, vol 2 p 135
  • Ibn Abu Dawud, Kitab al Masahif, p 10
  • Ibn al Nadim, Fihrist, p 30
  • Abu Hilal al Askari, vol 1 p 219-20
  • Abu Buaym, vol 1 p 67
  • Ibn Abd al Barr, al Istiab, p 333-34
  • Ibn Juzay, vol 1 p 4
  • Ibn Abi al Hadid, vol 1 p 27
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 204, 248
  • Kulayni, al Kafi, vol 8 p 18
  • Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 72, 108
  • Basair al Darajat, p 193
  • Kulayni, al Kafi, vol 2 p 633
  • Abu Mansur al Tabrisi, vol 1 p 107, 255-28
  • Ibn Shahrashub, Manaqib Al Abi Talib, vol 2 p 42
  • Yaqubi, Kitab al Tarikh, vol 2 p 135-6

Al Quran sekarang ini adalah Al Quran yang dicetak dengan percetakan modern dan menggunakan STANDAR EDISI MESIR PADA TAHUN 1924. Sebelum itu, Alquran ditulis dalam beragam bentuk tulisan tangan (rasm) dengan teknik penandaan bacaan (diacritical marks) dan otografi yang BERVARIASI.

Sejarah penulisan Quran yang sesuai dengan edisi Mesir dikenal dengan Al quran versi Ustmant.

Sejarah pengumpulan Al quran versi Ustmant dimulai oleh Umar yang mengusulkan kepada Abu Bakar, yang menolak Mushaf Al quran yang telah disusun Ali dengan alasan banyaknya penghafal quran yang mati ketika perang Yamamah.

Bukhari, Volume 006, Buku 061, Hadis nomor 509

Kemudian Abu Bakar sebagai Khalifah memerintahkan sahabat sahabat dan penghafal quran untuk melakukan pengumpulan Quran.

  • Bukhari, Sahih, vol 3 p 392-93
  • Tirmidhi, Sunan, vol 4 p 346-47
  • Abu Bakr al Marwazi, Musnad Abi Bakr al Siddiq, p 97-99, 102-4
  • Ibn Abu Dawud, Kitab al Masahif, p 6-7, 9, 20
  • Ibn al Nadim, Fihrist, p 27
  • al Khatib al Baghdadi, Mudih awham al jam wa l tafrig, vol 1 p 276
  • Bayhaqi, Dalail al Nubuwwa, vol 7 p 149-50

Mushaf tersebut dikenal dengan Mushaf Abu Bakar atau Mushaf Hafsah (anaknya Umar)

Terpisah dari dua Mushaf di Atas, Al quran dikumpulkan oleh Ustman, Khalifah ke tiga

  • Ibn Asakir, Biography of Uthman, p 170
  • Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 241
  • Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 235
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol1 p 211
  • Ibn Asakir, Biography of Uthman, p 243-46

Penulisan Mushaf Ustman didasarkan pada mushab Abu Bakar yang ditulis oleh Zaid bin Tsabit.

Sayangnya, Mushaf tersebut sebagai sumber penulisan Mushaf Ustman dimusnahkan setelah Hafsah meninggal dunia oleh Marwan ibn Al-Hakam dengan mengatakan

“Saya lakukan hal ini karena khawatir, ketika zaman berlalu atau dikemudian hari, manusia akan meragukan keadaan ini.”

Hal tersebut dikarenakan

1. Mushaf Abu Bakar/Hafsah tidak lengkap.

2. Perubahan susunan penulisan dilakukan Zaid anatara Mushab Abu Bakar dengan Mushab Ustman.

Muslim senantiasa menyatakan bahwa :

  • Al-Qur’an yang sekarang adalah sama persis dengan apa yang diterima oleh nabi SAW.
  • Telah dihafalkan dengan sempurna oleh sangat banyak sahabat-sahabat nabi SAW.
  • Tidak pernah ada kesalahan dalam penulisannya
  • sangat cermat dalam penyusunannya

Pada kenyataannya berdasarkan sumber sumber Islam sendiri bahwa:

  • Al Quran memiliki 3 versi, Mushaf Ali, Mushaf Abu Bakar, Mushaf Ustman.
  • Antara ketiga versi tersebut, dipastikan terdapat perbedaan pengurangan Mushaf Ali oleh Mushaf Abu bakar dan penambahan Mushaf Abu Bakar oleh Mushaf Ustman sehingga dapat dipastikan antara Mushaf Ali dengan Mushaf Ustman sangat jauh perbedaannya.

Apa yang hendak disampaikan adalah, bobroknya moralitas pemimpin pemimpin Islam sehingga untuk kitab sucinya pun, harus saling meniadakan. Moralitas bobrok tersebut terus dijaga demi klaim sesat kesempurnaan Al Quran yang jelas jelas banyak salahnya.

Syiah, yang menyakini Mushaf Ali mengatakan:

Setidaknya tercatat ada 219 ayat-ayat spesifik Quran yang dinyatakan palsu oleh Syi’ah. Bahkan kaum Syi’ah percaya bahwa “Al-Quran yang dibawa oleh Jibril as. kepada Nabi Muhammad saw adalah 17.000 ayat”.

Ini hampir 3 x lebih tebal ketimbang Quran sekarang.
(re: Tinjauan Ahlus Sunnah Terhadap Faham Syi’ah Tentang Al-Quran dan Hadits, Nabhan Husein; dan hadis Hisyam bin Salim, diriwayatkan dari Abi Abdillah as.)

Sementara Mushaf Ustman sendiri seperti tulisan Taufik A.Amal dalam bukunya Rekonstruksi Sejarah al-Quran, p.204, mengatakan:

“Salinan-salinan mushaf utsmani yang diedarkan di sejumlah kota, dalam kenyataannya, tidak sempurna secara absolut.

Bahwa QS 15:9

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

Telah terbantahkan, ditambah lagi kesaksian kesaksian Umar, Khalifah ke dua yang mengucapkan inna li-llahi wa inna ilayhi raji un, karena ayat ayat quran yang tidak diingatnya lagi dan penghafal quran sudah mati.

  • Ibn Abi Dawud, Kitab al Masahif, p 10
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 204
  • Mabani, p 99
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84
  • Ibn Abi Shayba, vol 14 p 564, ekspresi yang digunakan adalah Faqadnah, artinya “kita kehilangan ayat tersebut”
  • Abd al Razzaq, vol 9 p 50
  • Ahmad b. Hanbal, vol 1 p 47, 55
  • Ibn Abi Shayba, vol 7 p 431
  • Bukhari, vol 4 p 306
  • Ibn Salama, al Nasikh wal Mansukh, p 22
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84
  • Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 39 (mengacu pada Abu Bakar)
  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 403
  • Mabani, p 99
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84
  • Malik b. Anas, Muwatta, vol 2 p 824
  • Ahmad b. Hanbal, vol 1 p 47, 55
  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 398, 455
  • Bukhari, vol 4 p 305
  • Muslim, Sahih, vol 2 p 1317
  • Ibn Maja, Sunan, vol 2 p 853
  • Tirmidhi, Sunan, vol 2 p 442-3
  • Abu Dawud, Sunan, vol 4 p 145
  • Ibn Qutayba, Tawil mukhtalif al hadith, p 313
  • Ibn Salama, al Nasikh wal Mansukh, p 22
  • Bayhaqi, al Sunan al Kubra, vol 8 p 211, 213

Juga kesaksian Aisah istri kesayangan Muhammad tentang ayat ayat rajam

  • Ahmad b. Hanbal, vol 5 p 183 (mengutip Zayd b. Thabit dan Said al-As Abd al Razzaq
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 82, 86
  • Suyuthi, al Durr al Manthur, vol 5 p 180 (mengutip Ubayy b. Ka’b dan Ikrima)
  • Ibrahim b. Ishaq al Harbis, Gharib al hadith menyebutkan “shal” yang berarti domba
  • Zamakshari, al Kashaf, vol 3 p 518, footnote
  • Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108
  • Al Fadl b. Shadahn, al Idah, p 211
  • Abd al Jalil al Qazwini, p 133
  • Ahmad b. Hanbal, vol 4 p 269
  • Ibn Maja, Sunan, vol 1 p 626
  • Ibn Qutayba, Tawil, p 310
  • Shafi’i, Kitab al Umm, vol 5 p 23, vol 7 p 208
  • Al Raghib al Isfahani, Muhadarat al Udaba, vol 4 p 434
  • Suyuti, al Durre Manthur, vol 5 p 180
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 226

dan sejumlah laporan laporan tentang ketidak lengkapan quran:

Laporan Anas bin Malik

  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 399
  • Tabari, Jami al Bayan, vol 2 p 479

Laporan Abdullah Bin Umar

  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 81-82

Laporan Ubay bin Ka’ab

  • Ahmad b. HAnbal, vol 5 p 132
  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 405
  • Bayhaqi, al Sunan al Kubra, vol 8 p 211
  • Al Hakim al Naysaburi, al Mustadrak, vol 2 p 415
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 82 (klaim yang sama tentang jumlah ayat sura 33 dan keberadaan ayat-ayat rajam diutarakan oleh Umar dan Ikrima dalam Suyuti, al Durre Manthur, vol 5 p 180)
  • Zarkasi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 2 p 35, dimana ayat dikatakan seharusnya berada di Sura 25 (al Nur)
  • Mabani, p 83 dan 86, menyatakan ayat seharusnya berada di Sura al Ahzab
  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 400-1
  • Ibn al Nadim, Fihrist, p 30
  • Al Raghib al Isfahani, Muhadarat al Udaba, vol 4 p 433
  • Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 2 p 37
  • Haytami, Majam al Zawaid, vol 7 p 157
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 226, 227

Laporan Hudhayfa b. al-Yaman

  • Suyuti, al Durre Manthur, vol 5 p 180, mengutip dari Bukhari, Kitab at Tarikh
  • Al Hakim al Naysaburi, al Mustadrak, vol 2 p 331
  • Haytami, Majam al Zawaid, vol 7 p 28-29
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84
  • Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 263
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 226
  • Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108
  • Abu Mansur al Tabrisi, al Intijaj, vol 1 p 222, 286
  • Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 2 p 35

Laporan Abu Musa al-Ash’ari

  • Muslim, vol 2 p 726
  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 405
  • Abu Nuaym, Hilyat al Awliya, vol 1 p 257
  • Bayhaqi, Dalai, vol 7 p 156
  • Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 83
  • Ahmad b. Hanbal, vol 5 p 131-32
  • Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 400-01
  • Tirmidhi, Sunan, vol 5 p 370
  • Al Hakim al Naysaburi, al Mustadrak, vol 2 p 224

Laporan Ibn ‘Abbas, Maslama b. Mukhallad al-Ansari, Ibn Mas’ud, Ali bin Abi Thalib, Ibn Al Nadim dan lainnya.

Namun yang paling ironis adalah kesalahan mushaf ternyata diketahui juga oleh Usman, laporannya adalah sbb :

Biographical Dictionary
Ibn Khallikan, p. 401 :
Abu Amr menyatakan bahwa dia mendengar kisah ini dari Katada as Sadusi :
“Ketika mushaf Usman ditulis dan diserahkan kepada Usman bin Affan, dia berkata, ‘Ada kesalahan-kesalahan bahasa didalam mushaf, tetapi biarkan orang-orang Arab di padang pasir memperbaikinya dengan pengucapan mereka.

QS 15:9 : Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

Sampai sekarang tidak diketahui siapa sebenarnya oknum  “KAMI”  yang telah lalai melakukan tugasnya…!!!!

From → Uncategorized

51 Comments
  1. hakkuallah permalink

    QS 15:9 : Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
    —————————-

    maaf kate, ye..gue ngumpang nulis..
    menyangkut masale “kami”. dalam bahasa arab,kami diartikan:
    1. Jamak tunggal. contoh: kami sedang makan bersama-sama teman. jamak tunggal, yang ngomong satu orang, tapi maksudnya banyak orang makan bersamanya. cuma kata “kami” diwakili 1 orang untuk jamak (beberapa orang)
    2.”Kami” disini bukan mengandung jamak tunggal,yang dikatakan oleh orang-orang orientalis atau misionaris-misionaris kristen. arti kata “Kami” adalah keagungan atau kebesaran atau juga kebanggaan atau Maha dahsyat (kehebatan). contoh: kata presiden: kami perintahkan menulis surat ini. di sini maknanya, bukan berarti presiden ada 2 atau 3 atau 4 . tetap presiden ada 1. kami di sini adalah kebesaran sebagai seorang presiden. kalau anda menuduh, “Kami” di sini adalah Jamak, yang berhak menuduh pertama kali adalah mereka orang-orang kafir Quraisy, karena mereka sendiri juga, sering menggunakan kami. jangan disamakan dengan bahasa-bahasa lain. lihat konteksnya dulu.
    yang berhak ngomong “Kami” adalah Allah swt, karena Dialah yang Maha segala-galanya..

    Ibn Khallikan, p. 401 :
    Abu Amr menyatakan bahwa dia mendengar kisah ini dari Katada as Sadusi :
    “Ketika mushaf Usman ditulis dan diserahkan kepada Usman bin Affan, dia berkata, ‘Ada kesalahan-kesalahan bahasa didalam mushaf, tetapi biarkan orang-orang Arab di padang pasir memperbaikinya dengan pengucapan mereka.

    —————————————-

    loe tahu gak yang dibicarakan ape, yang dibicarakan di sini adalah cara pengucapan saja. bukan isi kandungan alquran.
    pake logika:
    tentang kewajiban shalet:
    kita kerjakan shalat turun temurun dari sejak nabi Muhammad saw menerima perintah wajib dari Allah swt.

    mane mungkin, alquran diubah oleh tangan manusia. gak tahu latar belakang para shahabat?
    kalau yang anda ceritakan tentang Ali tidak suka Abu Bakar jadi Khalifah, gue percaye kalau sumbernya dari orang-orang syiah, apa loe gak tahu latar belakang syiah?. syiah memang gak suka kepada Abu Bakar, Umar dan Aisyah, bahkan mereka dituduh melakukan penyelewangan ajaran islam. bahkan lebih sadis lagi mereka mengatakan bahwa Abu Bakar dan Umar ra adalah kafir. bahkan mereka mendustakan Malaikat Jibril, kate mereka: Malaikat Jibril salah kirim wahyu kepada Nabi Muhammad saw, seharusnya wahyu ini dikirim ke Ali bin Abdul Thalib ra.

    jadi gak ada bukti mengatakan begitu, kecuali dari tokoh-tokoh orang syiah saja yang bilang begitu.
    dan yang anda baca belum tentu anda baca. karena anda hanya dapat dari internet saja, seperti copy – pasti. jelas aje anda ngak ngerti, ngertinya copy-paste doang. gak tahu masalahnya. seperti tokoh syiah: khomeini (seperti namanya). dulu saya gak tahu latar belakang dia, tapi setelah gue nelesuri. ternyata dia orang syiah.

    coba anda baca salah satu buku, yang mana kamu mau baca?..silahkan anda kirim emal ke saya!..waallahu a’lam..terima kasih

    • Kamu belajar dulu apa yang dimaksud FALLACY.
      Kalau kamu sudah mengerti, baru tuliskan komentarmu ya….
      Kalau kamu bodoh, bukan berarti orang lain ikut bodoh.
      Kalau kamu menganggab orang lain bodoh, bukan berarti anda pintar.
      Cobalah berpikir logis.

      • @islamquranhadits
        Terima kasih tanggapan anda..
        Pada kesempatan ini saya menjelaskan untuk melanjutkan perkara “Kami”..kalau sy berada pada kelompok anda, mungkin saja saya bisa mengatakan sama seperti anda. Bisa saya katakan kepada saudara “hakkuallah”, anda ini dungu, belum paham bahasa.., di mana-mana “kami” pasti menunjukkan dalam jumlah yang banyak..
        Banyak sekali orang kuffar seringkali mengacaukan iman kita, kenapa begitu banyak mengandung makna “kami” untuk Allah swt?..
        “Kami” dalam bahasa sudah berbentuk jamak. Banyak sekali mereka terjebak kata “Nahnu” karena kurangnya pengetahuan bahasa arab, yang memiliki banyak makna dan memiliki sastra yang sangat tinggi. Bagi orang kuffar, pertanyaan semacam kata “Kami” menjadi senjata melawan ummat islam yang memang kurang ilmunya. Dan bagi orang yang faham masalah ini, tentu saja biasa saja menghadapinya.
        Selain “Nahnu (kami)”, ada kata “Antum (kamu)”, adalah berbentuk jamak juga seperti “nahnu”..ketika kita berbicara lawan bicara, maka kita mengatakan “antum”, padahal satu orang..secara ras bahasa, panggilan “antum”, seolah-olah dirasakan ada rasa sopan dan ramah..seringkali, saya mengucapkan itu kepada kawan saya..dan mereka mengerti kata itu “antum”. Tidak diperdebatkan lagi. Bagi yang gak paham atau baru belajar bahasa arab, akan bertanya-tanya..seperti ini: kan, “antum” artinya kalian (jamak), seharusnya “anta” bukan “antum”. Lalu seseorang menjelaskan, begini loh maksudnya. Itu,kan bahasa anda, kalau dalam bahasa arab memiliki ras bahasa tersendiri. Jadi, kalau kata “antum” untuk menyapa seseorang dengan sopan dan ramah.
        PENGERTIAN “KAMI” YANG IKUT SERTAKAN DENGAN YANG LAIN ATAS KEHENDAK ALLAH SWT
        Misalkan, Allah mengatakan: Kami telah mewahyukan kepadanya.. di sini kita bisa paham, ada makhluk lain yang ikut sertakan, yaitu malaikat Jibril. Secara tidak langsung, Allah swt berbicara kepada utusannya lewat Jibril as. Bukan berarti Allah swt tidak sanggup berbicara langsung kepada utusan itu..
        Setelah Nabi Muhammad saw tiada, bukan berarti Malaikat Jibril terputus dalam penyampaian wahyu, tapi Allah swt memberikan tugas lain, yaitu memelihara Alquran dari kerusakan-kerusakan atau menambahkan atau mengubah-ngubah..
        Kalau ada orang yang bertanya, kenapa Allah swt tidak terjun saja langsung membuat pembukuan?. Pertanyaan ini sangatlah bodoh dan dungu yang tidak mengerti apa-apa..
        Kalau kita berfikir dengan kepala dingin, mana yang lebih dahulu diciptakan, manusia atau surga dan neraka?. Kalau surga dan neraka yang lebih dahulu diciptakan, lantas kenapa mereka menyuruh Allah swt membuat langsung Alquran supaya beriman atau kenapa malaikat jibril tidak datang atau menyampaikan dakwahnya kepada manusia supaya mereka tambah yakin dan beriman?..atau mereka mengatakan, kenapa Allah swt tidak menampakkan diri kehdapan mereka, supaya mereka beriman?..yang berbuat amal ,manusia atau Allah swt?..
        Allah swt dan para malaikat, adalah perkara ghaib, baca surat Albaqorah ayat 1-5…dalam pembukuan alquran, sudah saya katakan bahwa yang melakukan semua itu adalah Allah swt. Cuma kita melihat secara zhahirnya saja..kalau seandainya, Allah swt dan Malaikat Jibril ditampakkan, mungkin semua manusia akan beriman dan tidak ada keraguan lagi, karena memang sudah Nampak. Tapi rupanya. Allah swt tidak melakukan itu. Perkara ghaib, itu adalah merupakan ujian bagi manusia..kita berbuat baikpun, kita gak tahu berapa nilai yang kita dapatkan?..semua itu kita akan tahu, di yaumul qiyamat..mana amal yang diterima Allah swt dan mana yang tidak?, semua serba ghaib.
        Bukti adanya Allah swt adalah melihat dirinya sendiri (manusia), melihat kejadian alam..Allah swt sudah mengatakan bahwa Allah swt tidak memberikan ilmu kecuali hanya sedikit saja. Ilmu manusia tidak ada apa-apanya..otak, fikiran, hati dan seluruh tubuh adalah milik Allah swt. Di dunia ini, berapa banyak orang pintar, cerdas. Berapa banyak orang pikun dulunya pintar. Berapa banyak orang bodoh dengan usahanya jadi pintar…siapa yang memberikan semua itu?
        Tapi Allah swt khususkan kepada ummat Nabi Muhammad saw, mereka memiliki kecerdasan dibandingkan dengan kaum lainnya. Mereka menjaga alquran dan menafsirkan alquran dengan baik..lahirlah ulama-ulama yang sangat cerdas dan hapalannya sangat kuat, seperti manghapal alquran dan Hadits disertai sanadnya dengan lengkap..apakah agama anda (golongan) sanggup melakukan itu?.
        ———————-
        Di dalam lingkungan islam, banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..kalau ada orang mengatakan, bahwa alquran telah diubah oleh manusia, yang harus anda ketahui, dari mana asalnya dia dapat atau dia mengikuti paham apa?..berapa banyak paham mengatakan bahwa alquran itu ditahrifkan atau berapa banyak paham yang mengatakan bahwa alquran itu asli/ tidak diubah oleh manusia?..jadi, tidak sembarangan menerima info begitu aja. Anda juga gak usah menerima info dari saya. Carilah infonya, sebenarnya islam itu bagaimana?..
        Orang kuffar selalu menyandarkan “kata seorang muslim” atau “kata seorang ulama”, atau “kata seorang da’I”. itu juga bukan merupakan bukti. Misalkan: menerima sebuah hadits, dan gak sembarangan mengambil hadits. Mereka juga punya cara sendiri dan persyaratannya juga ketat. Di antaranya: harus muslim, ingatannya harus kuat, jujur, amanah dll..jika ingatannya kurang walaupun dia jujur, tetap belum tentu diterima..yang menyampaikan hadits juga kita harus tahu watak dan sifatnya dan diakui oleh para ulama lainnya..jika salah satu ulama tidak mengakuinya, maka dia harus memberikan bukti yang jelas dan prosesnya bagaimana?..
        Yang lebih parah lagi adalah paham “wihdatul wujud”. masih mending paham nashara, mereka meyakini Allah wujud pada isa saja, tapi wihdatul wujud, disetiap manusia.. artinya Allah menyatu dalam tubuh manusia. Karena mereka memahami pemahaman yang salah. Memang Allah swt melihat dimana saja kita berada atau makhluk manapun dapat diketahui Allah swt, meskipun makhluk yang tidak kelihatan oleh manusia. Bukan berarti bermakna Allah ada di mana-mana..tapi Allah swt sendiri sudah jelaskan bahwa Dia berada di atas Arsy..waallahu a’lam..terima kasih

      • Jaman tehnologi informasi, anda bisa mengkonfirmasikan setiap informasi apapun dari berbagai sumber, yang penting anda memahami cara berpikir logis dan menggunakannya untuk menarik kesimpulan.
        Biarkanlah orang orang membaca postingan anda, dan saya bertanggung jawab atas apa yang saya postingkan, sehingga siapapun yang membacanya, sebagai manusia yang memiliki otak dan diberikan karunia untuk berpikir, dapat melihat BENAR bukan karena PEMBENARAN.

        Artikel di atas saya tutup dengan
        QS 15:9 : Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
        Sampai sekarang tidak diketahui siapa sebenarnya oknum ”KAMI” yang telah lalai melakukan tugasnya…!!!!

        Mari kita lihat siapakah “KAMI” yang selalu berwahyu dalam Al quran:
        QS. 2:133; QS. 2:163; QS. 4:171; QS. 5:73; QS. 6:19; QS. 9:31; QS. 12:39; QS. 13:16; QS. 14:48; QS. 14:52; QS. 16:22; QS. 16:51; QS. 18:110; QS. 21:108; QS. 22:34; QS. 37:4; QS. 38:65; QS. 39:4; QS. 40:16; QS. 41:6; QS. 112:1.
        Yang oleh ahli ahli islam dinyatakan konsisten (Pastinya anda cuma copas dari ustad ustad DODOL yang ngga tahu kalimat dan menjadikanmu DODOL KWADRAT) bila dalam suatu aksi perbuatan malaikat ikut terlibat, bukan hanya Allah SWT sendiri.

        QS 70:40
        “Maka AKU bersumpah dengan TUHAN Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari,
        bulan dan bintang; sesungguhnya KAMI benar-benar Maha Kuasa”.

        Silahkan anda dan para pembaca untuk mencermati yang huruf kapital,
        1. Siapa AKU yang bersumpah dengan TUHAN
        2. Siapa TUHAN
        3. Siapa KAMI

        Mari kita lihat ayat ayat sebelum dan sesudah ayat tersebut dari mulai QS 70, 39 – 41
        39 Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).
        40 Maka AKU bersumpah dengan TUHAN Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya KAMI benar-benar Maha Kuasa.
        41 Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

        Mungkinkah yang dimaksud AKU adalah Muhammad atau Jibril yang bersumpah dengan TUHAN?
        Kalau Ya, maka Al quran pastilah wahyu Muhammad atau Jibril.
        Kalau Tidak, maka Al quran pastilah wahyu “Oknum” lain yang tidak jelas.

        Mungkinkah yang dimaksud AKU adalah allow swt yang bersumpah dengan TUHAN?
        Kalau Ya, maka siapakah TUHAN yang bersumpah dengan Allow swt.
        Kalau Tidak, ada “Oknum” lain yang tidak jelas.

        Siapakah TUHAN dimaksud yang oleh “AKU” bersumpah dengannya?
        Mungkinkah TUHAN adalah allow swt?
        Kalau Ya, maka Muhammad atau Jibril lah yang bersumpah dengan allow swt
        Kalau Tidak, ada “Oknum” lain yang tidak jelas.

        Kalau anda sudah memahami siapakah AKU dan siapakah TUHAN dalam kalimat “AKU bersumpah dengan TUHAN”, maka anda akan mengetahui siapakah “KAMI” apakah itu adalah kata ganti ALLOW SWT dalam pengertian tunggal atau “KAMI” adalah gabungan antara AKU yang bersumpah dengan TUHAN, yang pasti adalah JAMAK.

        Jika ayat tersebut diciptakan oleh Muhammad, maka sesungguhnya Al quran adalah wahyu Muhammad.
        Jika ayat tersebut wahyu allow swt, maka sesungguhnya ada 2 DZAT yang maha kuasa yaitu Allow swt dengan Tuhan

        Jika yang membaca penjelasan ini bingung, untuk menjawab pertanyaan di artikel
        siapa sebenarnya oknum ”KAMI” yang telah lalai melakukan tugasnya…!!!!

        JAWABAN HAKKULLAH DAN AHLI AHLI ISLAM YANG DODOL BIN TOLOL tidak menjawab sama sekali.

        Jika yang membaca penjelasan ini bisa berpikir dan memahaminya, untuk menjawab pertanyaan di artikel
        siapa sebenarnya oknum ”KAMI” yang telah lalai melakukan tugasnya…!!!!

        MENJELASKAN BAHWA ALQURAN HANYALAH KARANGAN MUHAMMAD YANG UMMI

        Anda akan lebih memahami bila anda perhatikan pernyataan berikut ini:
        Apa perlunya “AKU” bersumpah DENGAN TUHAN, untuk (KAMI) menyatakan kemaha-kuasaannya???!!!
        Kalau “AKU” yang bersumpah dengan TUHAN YANG MENGUASAI TIMUR BARAT, siapa yang menguasai Utara dan selatan????!!!

        Jadi jangan heran, di Al quran banyak bertaburan cerita dongeng, bahkan si kafirpun jadi nabi, belum lagi cerita cerita yang ngawur lompat sana lompat sini, tidak urut kronologis, menyimpang dari bukti dan fakta sejarah, bertabrakan dengan ilmu pengetahuan dan melanggar norma kemanusiaan.

        Sepahit apapun, KEBENARAN tetaplah KEBENARAN.
        KLAIM PEMBENARAN adalah usaha sia sia untuk berlindung dibalik kebodohan, tipuan dan penyesatan dan itu adalah karakter IBLIS.

        Syukurilah karunia TUHAN yang luar biasa, gunakan otak dan hati nurani anda, jangan mau disesatkan oleh IBLIS.

      • @islamquranhadits
        terima kasih atas tanggapan anda.
        maaf kate, gue sich gak pernah heran. mau sehebat apapun manusia. itu tidak akan membuat pengaruh bagi orang-orang beriman. bukankah Allah sendiri sudah memberitahukan kepada kita?. di dalam dunia islam. banyak sekali firqah-firqah (atau kita bisa bilang aliran). mungkin barang kali anda belum begitu teliti. banyak sekali kadang-kadang orang-orang kafir tertipu dengan berbagai informasi dengan menggunakan teknologi canggih..kalau agama islam ini bukan dari Allah swt, tentulah mereka tak mudah terpengaruh di hati mereka.
        baiklah saya berikan ayat-ayat Allah swt sebagai hujjah yang terkuat. yang kedua. adalah jika anda menganggap alquran salah atu keliru atau banyak kekurangan, tentulah, di dunia tidak akan punya tuhan alias komunis, mungkin saja anda tidak teliti, tentang alkitab anda sendiri atau jangan-jangan anda sendiri komunis alias tidak bertuhan..coba anda bandingkan antara alquran dengan alkitab. tentu di sinilah anda akan mengetahui dari sisi mana kekurangan itu diperoleh.
        kebenaran itu bukan dilihat di sudut pandang manusia biasa (bukan nabi atau rasl), dan kebenaran itu dipandang sisi Allah swt dan Rasul-Nya..
        silahkan anda perhatikan ayat-ayat di bawah ini sebagai hujjah bagi kaum muslimin terhadap kaum kuffar:

        Allah swt berfirman:

        94. Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. (15:94)

        56. dan tidaklah Kami mengutus Rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil (salah) agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak (kebenaran), dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan- peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. (18:56)

        68. dan jika mereka membantah kamu, Maka Katakanlah: “Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan”. (22:68)

        19. Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. (22:19)

        35. (yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang. (40:35)

        16. dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima Maka bantahan mereka itu sia-sia saja, di sisi Tuhan mereka. mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang sangat keras. (42:16)

        285. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami taat.” (mereka berdoa): “Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” (QS:2:285)

        di sini aja ayat-ayat alquran yang saya sampaikan..

        Mari kita lihat siapakah “KAMI” yang selalu berwahyu dalam Al quran:
        QS. 2:133; QS. 2:163; QS. 4:171; QS. 5:73; QS. 6:19; QS. 9:31; QS. 12:39; QS. 13:16; QS. 14:48; QS. 14:52; QS. 16:22; QS. 16:51; QS. 18:110; QS. 21:108; QS. 22:34; QS. 37:4; QS. 38:65; QS. 39:4; QS. 40:16; QS. 41:6; QS. 112:1.

        ———————–

        kan, sudah saya katakan kepada anda, bahwa “Kami” di sini dari segi bahasa Arab. memiliki makna: 1. Jamak (jumlah banyak) dan kadang-kadang 2. digunakan untuk kebesaran dan kehebatan.. 3. kadang-kadang digunakan adalah kepada yang dikehendaki Allah swt…mereka yang hanya mengerti 1 dan 3 saja. tapi yang “3” sulit dipercayai oleh orang-orang kafir..dan yang ke “2”, bagi orang-orang arab, mengerti maksud kata “Kami”..seperti kebiasaan sehari-hari untuk menghormati orang lain, maka digunakan jamak. contoh: “antum” atau untuk menghormati dirinya sendiri karena memiliki status tinggi, seperti “Nahnu” (Kami).. tergantung konteks kalimat itu sendiri.

        jadi, suatu yang hal biasa, di arab juga, gak perlu diperdebatkan. emang ada selain bahasa arab “Nahnu”. gak ada, kan?..sama seperti bahasa indonesia, ada yang namanya “kita” atau ada namanya “kami”. apakah anda sering menggunakan kami atau kita?. sama seperti bahasa indonesia antara “engkau” atau “anda”, manakah yang lebih cocok kata-kata itu?.

        di sinilah, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa anda ini masih awam dalam penggunaan bahasa arab. waktu turun ayat alquran berkenaan Allah sering menggunakan kata “Kami”, mereka tidak memperdebatkan masalah itu. karena mereka sama-sama mengerti tentang kedudukan “Nahnu” (Kami).

        jadi yang dibicarakan juga ngerti keadaan masing-masing. seperti sudah jelas-jelas dia seorang raja, pantaslah dia menggunakan kata “Kami”.

        kemudian, yang anda tafsirkan juga salah. saya tekankan lagi adalah bahwa “Kami” di sini bukan ditekan kepada manusia lain, tapi melainkan juga atas kehendak Allah swt. mungkin barang kali bahasa manusia. dikatakan “kami” adalah bisa mencakup seluruhnya yang ada disekitarnya. tapi, pemahaman kaum muslimin tidak seperti itu, tetapi dikehendaki Allah swt bukan untuk seluruh manusia atau pada saat beliau saw mengucapkan ayatnya..

        orang-orang misionaris atau orang-orang munafik atau orang-orang awam, tidak akan bisa mudah memahaminya, kecuali dengan kebodohannya sendiri, yaitu tidak mau belajar, dan belajar..

        Yang oleh ahli ahli islam dinyatakan konsisten (Pastinya anda cuma copas dari ustad ustad DODOL yang ngga tahu kalimat dan menjadikanmu DODOL KWADRAT) bila dalam suatu aksi perbuatan malaikat ikut terlibat, bukan hanya Allah SWT sendiri.

        ————————–
        yang kedua, kebodohan anda adalah anda tidak mau tahu..baik, kalau anda mengatakan bahwa kenapa Allah swt tidak melakukan sendiri, justru malaikat ikut terlibat?..yang jadi pertanyaan: bumi, bulan, matahari ataupun planet, siapakah yang membantu menciptakan semua itu?. langit dan bumi aje bisa diciptkan oleh Allah swt tanpa bantuan makhluk lain, bagaimana dengan yang namanya “alquran” atau mematikan manusia?, apakah itu lebih sangat mudah bagi Allah swt untuk melakukannya?. yang gak mau berfikir itu anda..

        segala sesuatu yang diciptakan Allah pasti ada manfaatnya, cuma kebanyakan manusia tidak tahu apa-apa. kesimpulannya: dugaan anda adalah salah besar.. para malaikat patuh dan taat kepada Allah swt, apakah malaikat menyuruh Allah swt?. kalau disuruh, namanya tandanya lemah atau dhaif. malaikat diperintahkan bukan Allah diperintahkan..inilah Allah swt tidak membutuhkan makhluk atau ciptaan Allah swt. justru makhluk-makhluk-Nya yang membutuhkan Allah swt. saat membuat alquran juga, mereka minta bantuan Allah swt agar mempermudah segala urusan. dan minta disini juga bukan menghapuskan ayat “Kami turunkan alquran dan Kami-pulah yang menjaganya”. tanpa mereka meminta juga, Allah swt bantuain..di sini meminta mereka adalah karena mereka yakin bahwa dirinya lemah dan banyak kekurangan. jadi wajarlah mereka rasa tawadhu kepada Allah swt dan tidak rasa sombong..

        jadi kalau Rasulullah saw memohon ampun kepada Allah swt, bukan berarti beliau tidak dijamin masuk surga. tanpa rasul minta, tetap Allah swt memasukkan surga..di sini memohon rasul adalh memberikan contoh kepada ummatnya. jangan jadi sombong, karena merasa amalnya sudah banyak, atau sudah banyak berbuat baik. kita tetap diperintahkan berbanyak ampun kepada ALlah swt.
        nanti insya ALlah, kita lanjutkan lagi, di lain waktu saja..waallahu a’lam..terima kasih

      • @islamquranhadits
        masalah penjelasan tentang “Kami” masih panjang dan luas, karena memang kamu belum paham latar belakang “bahasa arab” itu sendiri.

        Tanggapan:
        Fallacy melulu euy….. baca baik baik bahwa quran itu kitab yang jelas, diterangkan secara detail dan tidak ada keraguan di dalamnya. Jangan putar putar kesana kemari, kamu sama saja menghina allow mu yang sudah memberikan penjelasan sejela jelasnya, tapi masih juga kamu putar putar!!!!

        dan surat ke 70:40, Insya Allah, kami akan jelaskan di lain waktu saja.

        Tanggapan:
        QS 70 : 40 Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
        Apa maksudnya kamu juga termasuk oknum “KAMI” yang akan menjelaskan kitab yang jelas, diterangkan secara detail dan tidak ada keraguan didalamnya?

        nanti, insya Allah kamu akan tahu, kamu yang bodoh atau aku yang bodoh..

        Tanggapan:
        Yah…. kamulah yang JENIUS, kamu kan dah berkali kali bilang aku bodoh….. itulah hebatnya ajaran islam, kalau dah bisa menuduh tanpa dasar, OTOMATIS JADI JENIUS!!!

        masalah pertanggung jawabkan masalah argumen anda, bukan di dunia tapi di akhirat nanti..

        Tanggapan:
        Maksudnya saya pertanggung jawabkan sama kamu atau sama allow swtmu? Sama sang PENYESAT yang kerjanya menyesatkan? Wow….. hebat nian dikau…!!! Baca tuh di quran yang jelas, diterangkan secara detail dan tidak ada keraguan di dalamnya, allow swt mu itu PENYESAT!!!!QS 04 : 143
        QS 04:88 QS 06 : 39 QS 07 : 178 QS 13 : 27 QS 14 : 4 QS 18 : 17 QS 30:29 QS 35:8 QS 39 : 23 QS 39 :36 QS 40: 74 QS 42 : 44 QS 42 :46 QS 45 : 23 QS 74 : 31 QS 4: 118 QS 43:36 QS 19. 83. QS 21 : 82 QS 3 : 54 QS 8 : 30 QS 4 : 142 QS 10 : 21 QS 27 : 50
        Apa kurang jelas????!!!!

        semua manusia akan dipertanggung jawabkan apa yang diucapkan selama hidup di dunia..yang menilai adalah Allah swt, bukan manusia..

        Tanggapan:
        Lah… sang PENYESAT mau menilai yang ngga bisa disesatkan!!!! Kamu ntar yang dinilai, karena kamu ngga mungkin disesatkan sama sang PENYESAT!!!

        Apakah anda menjadi benar kalau orang lain salah?
        BUKTI DAN FAKTALAH yang bicara, HAKKULLAH SESAT sama sesatnya dengan banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..yang sama sama bersumber dari KITAB SESAT yang sama.

        —————————
        tanggapan saya singkat saja..saya tidak menganggap diri saya benar..

        Tanggapan:
        Baguslah, kalau kamu ngga benar, berarti salah!!! Jangan bilang hanya allow swtmu yang memiliki kebenaran!!!

        yang sesat itu adalah jauh dari alquran dan hadits..kalau menyimpang dari alquran dan hadits adalah itulah yang sesat.

        Tanggapan:
        Yang jauh dari quran dan hadist dan menyimpang dari quran dan hadist, itu yang mau disesatkan alllow mu yang bekerja sama dengan setan setan untuk menyesatkan.
        Kalau kamu dekar dan tidak menyimpang dari quran dan hadist, tentunya kamu tidak akan disesatkan allow swt dan setan setan….. kan dah jadi members..!!!!

        kalau anda gak percaya, silahkan anda simak ayat-ayat alquran atau nanti, insya Allah, saya akan berikan ayat-ayat alquran di lain waktu saja..waallahu a’lam..terima kasih

        Tanggapan:
        Saya percaya ISLAM AGAMA IBLIS.
        Al quran sendiri yang jelas, diterangkan secara rinci dan tidak ada keraguan di dalamnya sudah mengatakan bahwa ALLOW SWT PENYESAT dan Iblis golongan jin sebagaimana Adam golongan manusia (IBLIS = JIN sebagaimana ADAM = MANUSIA) beragama ISLAM yang disebut MUSLIM.

        Ngga usah capek capek nerangkannya, matra mantra IBLIS ngga mempan buat saya… kamu baca aja di quran.com semuanya lengkap!!!!

  2. hakkuallah permalink

    Kemudian gue akan jelaskan kepada loe..loe tidak akan menemukan kebenaran sedikitpun dari ummat islam,

    Tanggapan:
    SETUJU 100% karena memang tidak ada kebenaran di dalamnya.

    kalau loe sndiri tidak mempelajari latar belakang paham-paham sesat. seperti kasus agama kristen. agama kristen tidak akan menemukan kebenaran sedikitpun kecuali hanya di alkitab anda memiliki benih kebenaran hanya 18%, sementara agama islam, terbagi-bagi banyak paham. setiap paham (mazhab) punya tokohnya masing-masing.

    Tanggapan:
    Lagi lagi fallacy…. belajar lebih giat lagi biar ngerti cara menyampaikan argumen ya..!!!

    semua paham adalah sesat, kecuali alquran, hadits, para khalafur rasyidin (yang diberi petunjuk oleh Allah swt) dan para ulama yang memegang prinsip alquran dan hadits serta para khulafurrasyidin. selebih itu sesat.

    Tanggapan:
    Kalau anda termasuk yang mana?

    siapapun yang menuduh alquran dirubah-rubah adalah tidak benar. yang menuduh itu tidak lain adalah golongan syiah. jika ada golongan lain yang serupa, maka kita tetap mempercayai apa yang ada di dalam alquran.

    Tanggapan:
    Kodefikasi al quran dilakukan pada tahun 1924 di Mesir. Kalau quran itu yang benar, maka seluruh quran sebelum itu salah!!! Trus, berdasarkan apa quran yang benar itu? Halah…. ngga sampe logikamu kesana kan!!!! Yah… biar kamu senang, quran itu tidak ada yang dirubah rubah, asli turun dari surga antah berantah pada malam lailatul qadar yang tidak ada bukti dan saksinya, dan itulah KEBENARAN dalam islam.

    saya harap anda harus paham, tentang mazhab islam. kalau tidak, anda tidak akan menemukan kebenaran sedikitpun dari ajaran islam.

    Tanggapan:
    SETUJU 100%, saya PAHAM BANGET, tidak ditemukan kebenaran di dalamnya.

    ajaran selain islam mungkin musnah, seperti ajaran yahudi dan nashara.

    Tanggapan:
    Wow…. memang hebat banget kalau paham ajaran islam ya….. yang penting KLAIM…KLAIM dan KLAIM, bahkan karangan Aristoteles pun diklaim sebagai wahyu dari surga antah berantah. Yang ngga pake dongeng, legenda dan lain lain mungkin musnah ya… IYA DEH….. islam ngga mungkin musnah, kan agama allow sang penyesat!!!! Selama ada orang yang tersesat, selama itu pula islam ada.

    kalau anda tidak percaya, silahkan anda cek kebenarannya dari beberapa golongan. dan bandingkan di antara golongan-golongan tersebut.

    Tanggapan:
    Anda yang bikin pernyataan kok nyusurh orang lain ngecek!!!! Mbok ya kasih contoh, atau karena kamu SUPER JENIUS ya..!!!!

    kontraversi antara sesama ummat islam, itu hal wajar. yang menjadi sasaran adalah orang-orang awam. hanya yang mengikuti alquran dan hadits yang akan selamat. tapi itu, sangat sedikit sekali yang mengikutinya, karena pemimpin dunia ini sekarang adalah pemimpinnya orang barat / yahudi.

    Tanggapan:
    Lagi lagi fallacy…. belajar lebih giat lagi ya biar ngerti buat pernyataan!!!!
    Hanya yang naik sepeda motor yang aman, itupun cuma sdikit, karena kalau naik mobil pasti ditabrak kereta api ya???!!!!

    dan merekalah yang berkuasa untuk memfitnah siapa saja yang mereka kehendaki. ingat! masa kekuasaan mereka berlangsungnya tidak Lama, sesuai ketentuan Allah swt.

    Tanggapan:
    Iya… saya selalu ingat apa yang kamu sampaikan, bahwa kamu OTOMATIS JENIUS karena kamu ngga mungkin disesatkan oleh allow swt dan setan setan…. kan kamu members nya. Saya pasti ingat itu.

    semoga anda dapat memahami. kalau anda tidak percaya, tidak dipaksakan..terima kasih

    Tanggapan:
    Saya paham banget bagaimana kamu menyampaikan pendapat…. LUAR BIASA JENIUS…!!!!!!
    Omong omong, allow swt mu Aristoteles bukan sih?
    Legenda tujuh penidur itu sebenarnya siapa yang mewahyukan?

    • Kamu belajar dulu apa yang dimaksud FALLACY.
      Kalau kamu sudah mengerti, baru tuliskan komentarmu ya….
      Kalau kamu bodoh, bukan berarti orang lain ikut bodoh.
      Kalau kamu menganggab orang lain bodoh, bukan berarti anda pintar.
      Cobalah berpikir logis.

      • @islamquranhadits
        yang harus anda ketahui adalah belajarlah memahami agama anda sendiri..beda pendapat beda golongan beda agama beda bahasa. itu sudah menjadi fitrah manusia. anda beragama kristen dan saya beragama islam…

        saya ambil comtoh rujukan anda seperti ini “Malik b. Anas, Muwatta, vol 2 p 824”. ini juga kurang jelas rujukannya..saya punya buku aslinya “Muwatta”. silahkan anda tunjukkan dalilnye..

        sepertinya anda belum membaca semuanya…kalau saya katakan: rujukan saya adalah ibnu katsir, imam malik, imam syafi’i, Bukhari, Muslim, Qurthubi, dan lain-lain..apakah yang saya jabarkan itu salah?..silahkan anda baca tafsir ibnu katsir..silahkan anda baca buku bukhari..silahkan anda baca ibnu Hisyam…saya yakin anda belum membacanya..yang anda baca adalah dari “paham syiah”, sementara kitab dari ibnu Hisyam atau dari Imam malik anda tidak membaca seluruhnya atau setengah-setengah..saya tahu dari artikel anda..gak mungkin, Imam Malik dari golongan syiah. jadi gak bisa dibohongi..ketahuan dari penjelasan anda..

        sejujurnya, kita mempunyai rujukan yang bersumber Maktabah Syamilah yang isi bukunya mencapai 5000 buku..ini berbentuk software..kalau anda gak percaya silahkan anda ketik di google tentang “Maktabah Syamilah” kalau perlu di download, kapasitasnya mencapai 3 GB lebih..

        sejujurnya, yang menyampaikan dari golongan kristen, ummat islam lebih gak percaya lagi..karena sekarang sudah modern. untuk mendapat rujukan sangat mudah..sekarang sudah bisa di download sebagian terjemahan dalam bahasa indonesia..

        sekarang sudah waktunya, ummat islam berbondong-bondong belajar agama sendiri dan diluar islam, berusaha belajar agama islam dari sumber aslinya sendiri..yang menjelekkan islam, mereka juga gak akan ngerti..sumber utama kita adalah alquran dan hadits shahih..jika bertentangan di antara keduanya, kita wajib tidak mengikuti meskipun dia seorang ulama. manusia bisa saj salah..contohnya: Imam Syafi’i, walaupun beliau seorang ulama besar. tapi ada sebagian mengikuti pendapat ulama lain seperti Imam Malik. jadi, tidak bisa dipaksakan. mungkin saja, Imam Malik lebih kuat dalilnya daripada Imam Syafi’i atau sebaliknya..di sini kita tidak dianjurkan untuk berpanatik, tapi mencari mana yang lebih dekat dan kuat dalilnya. Imam Syaif’i sendiri melarang kita untuk berpanatik kepadanya, bahwa jika bertentangan di antara keduanya, beliau sarankan jangan diikuti, bukan hanya saja Imam Syafi’i yang mengatakan begitu, tapi ulama-ulama lain juga akan mengatakan seperti itu juga..waallahu a’lam..terima kasih

  3. Tanggapan tanggapan HAKKULLAH setipe dengan ayat ayat quran, isinya klaim klaim kosong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, menjadikan otak manusia “MATI” kalau mempercayainya.

    Anda bisa baca di artikel artikel yang saya tulis di blog ini, semuanya bersumber dari bukti bukti islam dan konfirmasi dari fakta sejarah yang bisa diakses bersama dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Alquran berisikan klaim klaim kosong hanya dengan pembenaran, tudingan dan kalimat kalimat ngawur yang lari dari alur logika, lompat sana lompat sini, kontradiksi dan bertentangan dengan FAKTA.

    Hakkullah mengatakan: “Di dalam lingkungan islam, banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..kalau ada orang mengatakan, bahwa alquran telah diubah oleh manusia, yang harus anda ketahui, dari mana asalnya dia dapat atau dia mengikuti paham apa?..”

    Telah memberikan jawaban bahwa Al quran kacau balau sebagai sumber yang menyebabkan banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..

    Apakah Hakkullah otomatis tidak sesat dengan menuduh yang lain sesat, padahal sumbernya sama sama Al quran?
    Ada banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..yang sama berpikiran bahwa hakkullah sesat karena tidak sepaham dengan mereka.

    Apakah anda menjadi benar kalau orang lain salah?
    BUKTI DAN FAKTALAH yang bicara, HAKKULLAH SESAT sama sesatnya dengan banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..yang sama sama bersumber dari KITAB SESAT yang sama.

    • @islamquranhadits
      saya lanjutkan pembicaraan tentang mengenai “Kami”. hari yang lalu sudah saya singgung mengenai makna “Kami”. anda mungkin sudah mengetahui perbendaharaan kosa kata dunia tentang kata ganti orang. misalnya: bahasa indonesia: saya, bahasa inggris: I, dan bahasa arab ana.begitu juga, kata Kami, bahasa inggrisnya: we dan bahasa arabnya: Nahnu..dalam bahasa indonesia, memiliki dua kata, misalnya: Kami atau kita, sedangkan bahasa lainnya, menggunakan 1 kata. seperti we atau nahnu (bahasa arab).

      di sinilah letak kedunguan anda. karena anda tidak tahu perbedaan anatara “kita dan kami”. tetapi di dalam bahasa arab, maknanya sudah saya sebutkan di hari yang lalu. mungkin saja, di dalam bahasa inggris ada kata penghormatan, seperti “we”. adakah kata lain daripada we?..maka patutlah kita syukuri, memiliki pembendaharaan kata ganti yang lebih dari satu. tinggal penempatan kata saja. pantaskah anda mengatakan “saya” atau lebih pantas mengatakan “aku”. mungkin anda sudah membaca bible, selalu diiringi “Aku”…atau pantaskah kita mengatakan “kami” atau “kita”…

      penerjemah alquran, selalu diiringi kata “Kami”. kedudukan nahnu dalam bahasa arab, memiliki beberapa makna, tergantung posisi tempatnya..

      saya kasih contoh untuk mempermudah anda memahaminya, karena saya tahu, anda masih dungu, maka perlu diajarkan sedikit contoh saja..
      “Kami turunkan hujan dari langit”. ” Kami ” di sini bukan mengandung bahwa Allah lebih dari satu. tapi “Kami” di sini adalah ada kata unsur lain, sebagaimana saya sudah jelaskan “makna yang dikehendaki Allah swt”. yaitu proses alam. anda bisa mencari informasi tentang bagaimana terjadinya proses hujan. nah, adanya proses hujan, itulah Allah swt mengungkapkan kata “Kami”. seandainya Allah mengatakan kata “Aku”. maka tidak akan terjadi proses hujan..

      misalkan lagi, Allah swt menggunakan kata “Aku” dalam penyembahan kepada Allah swt. maka yang digunakan adalah “Aku” bukan “Kami”. “Sembahlah Aku..”. jadi. di sini tidak ada proses unsur lain (perantara) yang mengarah ke sana. misalnya: si pulan memohon bantuan kepada seseorang yang sudah meninggal. maka di sini tidak boleh ada perantara, tapi langsung menyembah Allah swt. atau yesus dianggap sebagai perantara menuju kepada Allah. jadi tidak ada perantara. anda mungkin masih bingung tentang kaum muslim mengarah ke ka’bah. padahal mereka tidak menyembah “ka’bah” tapi pemiliknya. (mungkin saja di sini anda akan bertanya-tanya tentang itu).

      perdalamkanlah kosa kata bahasa arab?.

      contoh lain: “Kami turunkan Alquran dan Kami-pulah yang menjaganya”. di atas sudah saya jabarkan. berarti di sini bukan Allah tidak mampu melakukan dengan sendiriin. saya kasih contoh kepada anda, supaya anda benar-benar paham banget..
      Direktur PT.Angin Ribut (misalnya begitu) menyuruh anak buahnya melakukan pekerjaan. nah apakah Direktur ini tidak memiliki atasan lagi atau jangan-jangan Direktur itu tunduk perintah isterinya. berarti direktur itu lemah alias dhoif..dan bagaimana dengan Allah swt?. tentu Allah swt hidup berdiri sendiri tidak mengantungkan makhluk lain.. siapa sich yang menghalangi kehendak Allah swt?. para malaikat semua tunduk dan patuh kepada-Nya tidak sedikitpun mereka menentang Allah swt.

      seperti dikabarkan Allah, tentang pemberitahuan kepada para malaikat mengenai penciptaan baru yang bernama “manusia’. lalu mereka protes dan Allah menolak protes mereka, karena mereka adalah makhluk lemah atau mereka tidak tahu apa-apa. makanya Allah swt menolaknya. di dalam asmaul husna, di sebutkan “almutakabbir” (Yang Maha Sombong). karena pantaslah bagi Allah swt mengatakan begitu. banyak sekali Allah ajarkan kepada kita. dengan kata “Subhanallah” Maha Suci Allah. semua yang ada di bumi dan apa yang ada di langit adalah kepunyaan Allah swt..
      bagaimana dengan yesus yang dianggap mereka adalah suci?. pantaskah yesus dianggap suci?. semua para nabi dan rasul memohon ampun kepada Allah, apakah mereka dianggap suci?. siapakah yang lebih pantas dikatakan suci?. yang lebih pantas dianggap suci tidak lain adalah Allah swt…pernahkah Allah swt meminta maaf kepada para nabi dan rasul?. nanti, insya ALlah kita lanjutkan lagi..waallahu a’lam..terima kasih

      • @Hakullah
        Kamu itu bodoh apa gemblung sih? Buat apa kamu menjelaskan arti kata-kata “Kami” menurut bahasa hatu belau segala, sementara siapa yang dimaksudkan dengan “kami” itu sendiri tidak berani kamu sentuh seujung kuku pun? Kenapa gak berani menjelaskan siapa sosok “kami”, siapa sosok “Aku” dan siapa sosok “Tuhan” di sana?

        Kalaulah begini tipikal seorang pembela muslim, lantas kapan kamu mulai membela Quran? tunggu kiamat dulu?? mati aja lo ah, biar segera tahu siapa sosok “Kami”; sosok “Aku”; sosok “Tuhan” yang dimaksud di sana!!!

        Mendingan elo mati aja deh, buruan gih…minum racun tikus aja bro….

    • @islamquranhadits
      Apakah anda menjadi benar kalau orang lain salah?
      BUKTI DAN FAKTALAH yang bicara, HAKKULLAH SESAT sama sesatnya dengan banyak sekali paham-paham sesat yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 paham yang belum bisa kita ketahui..yang sama sama bersumber dari KITAB SESAT yang sama.

      ————————–
      nah, sekarang kami bahas masalah kesesatan.
      1. Paham Inkar sunnah atau bisa juga disebut sebagai Paham Quraniyyah.
      Paham ini tidak mengakui adanya hadits beliau, karena mereka mengakui adanya alquran saja dan tidak yang lain.
      sumber:
      “Itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah kemenangan yang besar. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya, dan baginya siksa yang menghinakan.” (Q.S. 4: 13-14).

      saya ambil contoh: shalat. tanpa sunnah beliau, dari mana mereka tahu cara shalat dan bilangan shalat, kalau bukan bersumber dari hadits rasulullah saw?. di dalam alquran, tidak satupun ayat memperinci tentang shalat. apakah mereka lebih pintar daripada rasulullah saw?

      kita lihat ayat yang lain tentang kedudukan hadits Rasulullah saw:
      Allah swt berfirman:
      1.Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan ni`mat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah (As Sunnah), serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.(QS. 2:151 )
      2. Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang (QS:4:64)
      3. “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”(QS:4:136).
      4. “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”(QS:4 : 59).
      5. “Katakanlah: “Ta’at kepada Allah dan ta’atlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.(QS:24:54)
      6. dan masih banyak ayat yang lain mengenai kedudukan hadits setelah alquran.

      paham yang tidak mengikuti ketentuan Allah swt, apakah paham ini bukan termasuk sesat?

      2. Paham Syi’ah
      syiah juga terbagi-bagi golongan..syiah yang terparah adalah paham yang mengkafirkan para shahabat terutama adalah Abu Bakar dan Umar bin Khattab ra. dan juga menggagung-agungkan Ali sampai kepada posisi sederajat dengan Allah swt.nauzubillah min zalik..bahkan Abu Lu’luah yang membunuh Khalifah Umar bin Khattab ra, mereka puji sebagai pahlawan. saya sudah jelaskan secara singkat, selebihnya anda bisa mencari informasi tentang Syiah dan pandangan ulama tentang Syiah.

      Kedudukan Para Shahabat Rasulullah saw:
      1. Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah.” [QS. 9:100].
      2.Sesungguhnya Allah telah menerima taubat nabi, orang-orang Muhajirin dan orang-orang Anshar.” [QS. 9: 117]
      3, Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang Mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [QS. 48: 18-19]

      lantas bagaimana dengan syiah yang mengkafirkan para shahabat dan mereka juga menuduh bahwa setelah Rasulullah saw wafat, semua para shahabat murtad kecuali Ali bin Abi Thalib, Hasan, husain..dan mereka juga menuduh bahwa alquran telah diubah-ubah oleh para shahabat terutama adalah Abu Bakar dan Umar..kenapa mereka begitu benci sekali dengan dua shahabat ini?..maka itulah, artikel yang anda tulis tidak dipahami oleh anda sendiri. yang anda tulis adalah paham syiah, bukan ulama yang anda sebutkan seperti Imam Malik rh. karena tidak ada satupun yang membahas tentang kekurangan alquran ataupun terjadinya kesalah dalam proses pembukuan.

      kalau anda gak percaya, silahkan anda download software maktabah syamilah mungkin saja ukuran kapasitas sekitar 3GB lebih. atau yang lebih lengkapnya samapai 12GB lebih. meliputi sudah sampai 5000 referensi buku. kalau anda bisa bahasa arab.. kan, sekarang zaman modern serba gampang mencari informasi.

      3. Kafir Dzimmi. kafir ini adalah berada dalam lindungan islam dan tidak memerangi islam (rukun damai)
      Sumber:
      “Sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”.[5:32]

      “Dan jika salah seorang kaum musyirikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya” [9:6]

      “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan suatu (sebab) yang benar” [6:151]

      Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa membunuh seorang laki-laki dari ahli dzimmah, maka dia tidak akan mencium bau sorga.” (Riwayat Nasa’i)

      Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja yang beragama Yahudi atau Nashara, dia tidak boleh dipaksa meninggalkannya (agamanya atau kekufuran), dan wajib atasnya jizyah. (HR Abu Ubaid).

      bagaimana dengan seorang muslim membom tempat ibadah orang-orang kristen?. apakah ini bukan dikategorikan sebagai kelompok sesat?. coba anda baca dalil di atas. lantas siapakah yang menyuruh melakukan itu?. jangan dikatakan bersumber dari ulama. kalau ulama bertentangan dengan alquran dan hadits, maka wajib tidak boleh diikuti. kita bersumber kepada kedua dalil yaitu alquran dan hadits..mungkin anda bisa mencari perbedaan antara taklid dan ittiba’. silahkan anda cari di internet mengenai itu..

      anda tidak perlu mengikuti saya, nanti takutnya anda jadi taklid. anda bisa mencari informasi sebanyak-banyak dan anda bisa membandingkan mana hujjah yang paling kuat..kalau anda mencari informasi dan menjadi penasaran untuk kebenaran, maka anda akan dikategori sebagai ittiba’.

      dan masih banyak lagi paham sesat. seperti Ahmadiah.. paham ini sangat sesat. yang saya kasihan adalah orang awam yang menjadi korban yang tidak tahu apa-apa.. kalau seandainya anda seorang muslim. maka anda dikategorikan sebagai orang awam yang tidak tahu apa-apa dan yang tidak berilmu (alias tidak memiliki dasar ilmu agama yang benar)..insya Allah, kami lanjutkan lagi perkara di lain waktu saja..waallahu a’lam.

      • Andri permalink

        Syukron
        Trimakasih atas ilmunya
        Lanjutkan sob

      • tuanbukantuhan permalink

        paling juga Mhd6Il4 (islamquranhadits) ngulang2i lagi pertanyaan nya! 100 kali dijawab 100 kali juga nanya hal yang sama!! paling mentok ya OOT! paling mentok ya nge klaim sendiri!! ngomong sendiri, benar sendiri, !! tipe orang bebal ya bgtu…!!!

        ————
        Islami banget tanggapannya. Kalau sudah bisa menuduh, otomatis jadi JENIUS ALA ISLAM.
        Baca artikelnya baik baik dan komentari mana yang salah.
        Tapi kalau memang kamu pikir pedofil, pencabul, penipu, perampok dan pembunuh adalah contoh berbudi agung dan berahklak sempurna dan jadi teladanmu, ya wajarlah kamu menuduhku bebal dan kamu otomatis jadi JENIUS….!!!!!!

      • @jANGAN GITU AH
        Kamu itu bodoh apa gemblung sih? Buat apa kamu menjelaskan arti kata-kata “Kami” menurut bahasa hatu belau segala, sementara siapa yang dimaksudkan dengan “kami” itu sendiri tidak berani kamu sentuh seujung kuku pun? Kenapa gak berani menjelaskan siapa sosok “kami”, siapa sosok “Aku” dan siapa sosok “Tuhan” di sana?

        Kalaulah begini tipikal seorang pembela muslim, lantas kapan kamu mulai membela Quran? tunggu kiamat dulu?? mati aja lo ah, biar segera tahu siapa sosok “Kami”; sosok “Aku”; sosok “Tuhan” yang dimaksud di sana!!!

        Mendingan elo mati aja deh, buruan gih…minum racun tikus aja bro…

        ————————-

        kan, kami sendiri sudah bilang: bahwa orang-orang kafir itu seperti binatang yang tidak mengerti apa-apa…

        saya tanya anda: anda pinter bidang apa?…standar pada umumnya adalah ketauhidan…bisa saja sains itu bisa bohong dan bisa bnar..tetapi menyangkut masalah “tuhan” tidak bisa dibohongi…
        katakanlah 5 orang ahli sains, paling yang masuk islam tidak semuanya: hanya satu orang yang dipilih oleh Allah untuk beriman kepada-Nya, selebihnya adalah kafir dan 4 mereka inilah yang dikatakan “menyembunyikan kebenaran” dan mereka memutar balikkan fakta yang sebenarnya….masing-masing memiliki rujukan..yang tahu benarnya alquran atau tidak adalah ahli sains itu sendiri, sedangkan anda bukan ahlinya, tetapi ikut-ikutan saja…begitu juga ahli syair. yang mengetahui alquran itu buatan manusia atau tidak, adalah ahli syair itu sendiri, sedangkan anda bukan ahlinya, maka rujukkan anda adalah ahli kitab yang tidak tahu syair. dan rujukan kami adalah para ahli syair. ketika kami kumpulan seluruh ahli syair pada masa beliau saw, ternyata tak ada satupun yang menyanggupi tantangan Allah untuk membuat alquran..justru seorang kafir yang bernama Utbah bin Rabaah, mengakui bahwa alquran benar-benar bukan buatan manusia. siapapun yang melawannya, pasti kalah…tidak heran lagi, seorang kafir ini mati dalam keadaan kafir..bahkan anak sendiri mengatakan: ayahku lebih memilih neraka daripada surganya Allah swt. padahal, ayahnya tahu bahwa alquran adalah wahyu…inilah hidayah dari Allah bukan rekayasa dari pihak manapun…kita hanya melihat secara zhahirnya saja, yaitu “menyampaikan saja”. pada intinya adalah hidayah Allah swt..

        Allah swt berrfirman:
        …Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” {QS. Al-A’raaf: 179}

        “…Dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, pengelihatan dan hati; tetapi pendengaran, pengelihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit pun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah…” {QS. Al-Ahqaaf: 26}

        “…Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta adalah hati (qolbu) yang di dalam dada…” {QS. Al-Hajj: 46}

        “Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak dapat mendengar selain panggilan dan seruan saja…” {QS. Al-Baqarah: 171)

        penjelasan kami belum tentu anda terima, tetapi fikirkanlah sebelum hari kematianmu dimana malaikat pencabut nyawab datang kepada anda..

        waallahu a’lam..terima kash

        apa gak malu tuh mengumbar tulisan panjang-panjang tanpa memuat penjelasan tentang apa yang ditanyakan?
        ——
        PERCUMA UNTUK MENJELASKAN PANJANG LEBAR, TOH MEREKA AKAN SEMAKIN DURHAKA SAJA ATAU BERTAMBAH SEMAKIN BERMAKSIAT YANG LEBIH TINGGI LAGI..

      • Tanggapan tanggapan HAKKULLAH setipe dengan ayat ayat quran, isinya klaim klaim kosong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, menjadikan otak manusia “MATI” kalau mempercayainya.

        TITIPAN IL-KEBO (QT 02)

        2. Sesungguhnya orang-orang muslimun, tiada berbeda, kamu beri tahu atau tidak, mereka bangga bersaudara dengan jin keturunan iblis karena mereka seagama dengan iblis, otak mereka sudah tidak bisa berpikir karena tersesat. Mereka sadar atau tidak sadar telah menjadi sekutu iblis.

      • @islamquranhadits
        itulah bedanya dengan agama anda. apakah semua orang muslim benar?. Allah swt menjelaskan kepada kita:
        ( 1 ) Demi masa.
        ( 2 ) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
        ( 3 ) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Asr:1-3). jadi gak semua orang-orang muslim benar. ada yang menyimpang ajaran Allah dan ada juga yang lurus dan ikhlas karena Allah swt..
        Prinsipnya: jika menyimpang dari Ajaran Allah dan Rasul-Nya, itulah yang sesat. tak peduli, dengan beragama apa saja. apakah dia mulsim, kristen, katalik, budha ataupan hindu.
        kalaupun anda menganggap kami adalah pembenaran, itu karena anda berbeda agama..

        Allah swt berfirman: “Orang-orang yahudi dan nashara tidak akan pernah ridho kepada kalian (Ummat Islam) kecuali sampai mengikuti millah mereka”..

        Millah disini bermakna luas dibandingkan addin (agama). bisa juga pola fikir, adat mereka, atau cara kehidupan mereka atau sekalipun dengan mengkikuti pendapat mereka atau hawa nafsu mereka..kalau saya mengikuti pendapat anda, maka itu berarti mengikuti millah anda, walaupun tidak beragama kristen atau katalik…jadi sangatlah berbeda dengan pola fikir anda..

        sesuai dengan nasehat Allah swt:
        “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Al-An’am: 116)..waallahu a’lam..terima kasih

      • @Hakullah
        bosen saya membaca uraianmu yang tidak nyambung…
        katanya mau menjelaskan siapa “Aku”, siapa “Kami” dan siapa “Tuhan” dalam ayat Quran yang dimuat Islamquranhadits. Eh, gak ada tuh ini penjelasan yang kamu sampaikan..anehnya malah bias ke mana-mana alias oot!

        apa gak malu tuh mengumbar tulisan panjang-panjang tanpa memuat penjelasan tentang apa yang ditanyakan?

        hm…pantesan muslim bodoh-bodoh semua dan gampang tertipu Muhammad!

  4. ayo jihad permalink

    pukimak, website sesat rupanya.

    • Berarti sumbernya AL QURAN SESAT dan HADIST SESAT dong….
      Terima kasih atas informasinya ya…..
      Pengakuan jujur dan bagus sekali.
      Tulisan diatas “pukimak, website sesat rupanya”.bersumber dari AL QURAN SESAT dan HADIST SESAT ternyata.

      • @islamquranhadits
        bukan sumbernya sesat, tapi orangnya yang sesat..kalau gak percaya silahkan anda cek kembali alquran..saya kasih contoh aja: mereka mengakui beriman kepada Allah swt, tapi mereka tidak shalat..apakah shalat itu tidak wajib?…di dalam alquran dan hadits, shalat itu adalah wajib..orang yang tidak mengerjakan shalat, apakah orang yang semacam itu tidak sesat?..jadi, bukan ajarannya yang sesat, tapi orangnya..

        yang membedakan orang mukmin dengan orang kafir, terletak pada shalat…jika orang muslim tidak shalat, sama saja dia kafir, semacam orang kristen, hindu ataupun budha..jadi, bedalah pengeritian orang mukmin dengan orang muslim…maka itulah, Allah swt selalu memanggil kata “hai orang-orang beriman bukan hai orang-orang muslim”. sebab, orang mukmin sudah pasti muslim, tapi muslim belum tentu mukmin..waallahu a’lam..terima kasih

      • zulkifli abdullah permalink

        Hanya satu kata buat Hakullah:
        . PARAH !!!!
        Dan satu kata buat islamquranhadist:
        . HUEBAAAAT !!!!

      • cahya permalink

        Tunjukkan dong buku dari referensi kamu , jangan asal copas saja. Hahahah kasihan sekali. Pelajari aja ayat alkitab mu yg oenuh dengan kebohongan tidak masuk akal dan tidak pantas dijadikan kitab suci.

      • Satu lagi SUPER JENIUS LUAR BIASA, sudah bisa baca tulis dan main internetan, sudah lebih pintar dari sang suri teladan sempurna, si cabul BUTA HURUF SAW yang tidak bisa membaca!!!!!!!!!!!!

        C: Tunjukkan dong buku dari referensi kamu

        Coba belajar mengerti apa yang kamu baca, saya copykan sumber dari artikel:
        Sumber :

        Ibn Sa’d, Kitab al Tabaqat al Kabir, vol 2 p 338
        Ibn Abi Shayba, vol 6 p 148
        Yaqubi, Kitab al Tarikh, vol 2 p 135
        Ibn Abu Dawud, Kitab al Masahif, p 10
        Ibn al Nadim, Fihrist, p 30
        Abu Hilal al Askari, vol 1 p 219-20
        Abu Buaym, vol 1 p 67
        Ibn Abd al Barr, al Istiab, p 333-34
        Ibn Juzay, vol 1 p 4
        Ibn Abi al Hadid, vol 1 p 27
        Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 204, 248
        Kulayni, al Kafi, vol 8 p 18
        Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 72, 108
        Basair al Darajat, p 193
        Kulayni, al Kafi, vol 2 p 633
        Abu Mansur al Tabrisi, vol 1 p 107, 255-28
        Ibn Shahrashub, Manaqib Al Abi Talib, vol 2 p 42
        Yaqubi, Kitab al Tarikh, vol 2 p 135-6

  5. Begitu susah payahnya muslim mengartikan alquran yg diklaim jelas dan tanpa keraguan tapi ternyata penuh ketidakjelasan dan kontradiksi… ini namanya termakan tipuan iblis…. melihat keadaan ini ku anggap quran itu ibarat buku yang ditulis anak anak yang baru belajar baca tulis sehingga sulit dipahami maknanya, dan kekonyolan ini adalah keajaiban versi muslim…. kebodohan bisa jadi keajaiban dari tuhan ditangan muslim…. wkwkwk

    • @muhammad…
      silahkan anda baca dan simak ayat dibawah ini:
      ( 7 ) Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

      di dalam alquran, kita wajib (sebagai seorang muslim) meyakini adanya ayat muhkamat dan mutasyabihat (ada ayat jelas dan mudah dipahami dan sebagian lagi, ada ayat mutasyabihat, dimana ayat ini tidak cukup hanya memahami terjemahan saja, tapi dibutuhkan pemahaman yang lebih serius..banyak sekali, ayat yang sangat jelas dan mudah dipahami tanpa melalui penafsiran.
      contoh ayat muhkamat:
      Artinya: “ hai manusia sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seseorang laki-laki dan seorang perempuan dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal”. (Al-Hujarat: 13)

      “hai manusia, sembahlah tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”. (Al-Baqarah: 21)

      nah, anda ngerti,kan bahasa itu. perlukah anda menggunakan tafsir lain.

      contoh ayat muhkamat:
      “ yaitu Tuhan Yang Maha Pemurah yang bersemayam di atas Arsy”.
      (Thaha: 5)

      sedangkan ayat mutasyabih diatas, tidak mudah dipahami begitu saja, tapi dibutuhkan pemahaman yang khusus…

      sekarang pertanyaan gue: ada gak terjemahan di atas salah?. sy sudah cek terjemahan diatas, tidak ada yang salah..untuk mengetahui terjemahan itu kurang atau salah, belajar bahasa arab, anda jangan terlalu taklid buta kepada seseorang baik ulama, ustad ataupun pendeta..silahkan anda belajar lagi, supaya anda benar-benar serius mempelajari bahasa arab..waallahu a’lam..terima kasih

      Nasehat:
      “Mereka berkata: “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka.” (QS. Az Zukhruf: 22).

      • @Hakullah
        di dalam alquran, kita wajib (sebagai seorang muslim) meyakini adanya ayat muhkamat dan mutasyabihat (ada ayat jelas dan mudah dipahami dan sebagian lagi, ada ayat mutasyabihat, dimana ayat ini tidak cukup hanya memahami terjemahan saja, tapi dibutuhkan pemahaman yang lebih serius..banyak sekali, ayat yang sangat jelas dan mudah dipahami tanpa melalui penafsiran.
        ———————–

        Tanggapan:
        Tepat sekali, muslim wajib meyakini absurditas sebagai sebuah kebenaran…
        musllim juga wajib meyakini penzinah sebagai orang paling mulia dan menjadikannya suri teladan muslim

        Pokoknya wajib, sekalipun ayat-ayat tipu-tipu…

        salut atas kebodohan muslim sepertimu!

    • Mas, mas..alquran memiliki gaya bahasa yang sangat tinggi..jika anda bisa berbahasa arab, maka anda akan mengetahui. ada ayat yang sangat jelas sekali dan ada ayat yang dimana dibutuhkan penelitian lebih lanjut..nah, yang sekarang ini, diperbolehkan meneliti penjelasan alquran lebih lanjut..saya kasih contoh: “Kitab (alquran) ini tidak ada keraguan di dalamnya”. ayat ini sangat jelas diterjemahkan, siapapun bisa diterjemahkan, tidak dibutuhkan pengetahuan dan pendalaman bahasa yang sangat tinggi..gaya bahasa alquran dari tingkat bawah, dasar, tengah dan sampai pada tingkat tinggi..di dalamnya: ada nahwu, sharof dan balaqhah. terjemahan tidak ada yang salah kecuali hanya sedikit saja..dan kecuali orang-orang misionaris kristen yang disalah pahami tentang penafsiran alquran…karena tidak memiliki rujukan, kecuali satu ayat rujukan saja..cara menafsirkan itu dari atas sampai ke bawah, maksudnya: dimulai dari penafsiran dari alquran ke alquran, kemudian ditafsirkan dimulai dari hadits rasulullah saw dan juga para shahabat..jadi, kalau mau menafsirkan harus hafal alquran dari awal sampai akhir, dan juga harus tahu banyak hadits, minimal harus 1000 hadits lebih, bahkan sampai 10.000 hadits lbih dan juga harus tahu perjalanan para shahabat dalam mengamalkan alquran dan hadits. jadi, bisa jadi yang sekarang menerjemah ulang menemukan hadits rasulullah yang belum mereka temukan, karena ilmu pengetahuan mereka terbatas..justru yang terjemah sekarang ini sangat membingungkan..memang ada satu ayat yang saya temukan: ada suatu kesalahan dalam mengartikan, tetapi saya kira tidak salah juga. contoh: غزل di terjemahkan oleh depag adalah menceraikan, jika anda membaca kamus arab-indonesia atau arab-arab, itu artinya mengasingkan atau berpisah (bukan dalam artian cerai). untunglah, terjemahan selalau didampingi dengan bahasa aslinya (arab)..kenapa dibutuhkan bahasa asliny?..jika tidak sesuai atau bertentangan dengan fitrahnya atau sangat bertentangan dengan hadits beliau saw atau perjalanan beliau, maka kita butuh melihat langsung ke arabnya atau yang tidak mengerti: langsung tanya guru yang mengerti bahasa arab, nantinya akan dijelaskan perkara itu…beda dengan nashara. mereka tidak melihat langsung ke bahasa aslinya, jika bertentangan, maka mereka tidak sempat melihat bahasa yang sebenarnya..akhirnya tanya kepada pendeta yang belum tentu pendeta langsung membaca aslinya..jadi, yang menanya dan yang ditanya sama-sama bodoh.waallahu a’alm..terima ksih

  6. dssc7 permalink

    Menurut Bernard Shaw: Al Kitab (Bibel) buku paling berbahaya di dunia .
    THE MOST DANGEROUS BOOK ON
    EARTH “ (the Bible), KEEP IT UNDER LOCK AND KEY.”
    Keep the Bible out of your children’s reach.
    Setelah saya perhatikan ternyata banyak berisi kisah penuh tipu daya dan ayat-ayat cabul. Saran saya tolong diselidiki Al Kitabmu apakah kisah-kisah itu hanya rekayasa atau kisah yang sahih sehingga patut dipertahankan keberadaannya di dalam Al Kitab.

    • GEORGE BERNARD SHOW
      Genuine Islam, Vol. I, No. 8 (1936)

      We are not generally fed now on that (distorted) kind of history and much time need not be spent on pointing out our misrepresentations of Islam.
      The theory of Islam and sword, for instance, is not heard now in any quarter worth the name. The principle of Islam that “there is no compulsion in religion” is well known.
      I recommend you read the biography of the prophet of Islam.
      Did you know that there are 5,000 Jihadi websites teaching children how to become suicide bombers?

      Decapitation in Islamic History

      While some Islamists might justify murder of prisoners on Qur‘anic prescription, others reinforce their conclusions by drawing analogies to events during the almost 1,400 years of Islamic history. Here beheading of captives is a recurring theme. Both Islamic regimes and their opposition have utilized beheadings as both military and judicial policy.

      The practice of beheading non-Muslim captives extends back to the Prophet himself. Ibn Ishaq (d. 768 C.E.), the earliest biographer of Muhammad, is recorded as saying that the Prophet ordered the execution by decapitation of 700 men of the Jewish Banu Qurayza tribe in Medina for allegedly plotting against him.[21] Islamic leaders from Muhammad’s time until today have followed his model. Examples of decapitation, of both the living and the dead, in Islamic history are myriad. Yusuf b. Tashfin (d. 1106) led the Al-Murabit (Almoravid) Empire to conquer from western Sahara to central Spain. After the battle of Zallaqa in 1086, he had 24,000 corpses of the defeated Castilians beheaded “and piled them up to make a sort of minaret for the muezzins who, standing on the piles of headless cadavers, sang the praises of Allah.”[22] He then had the detached heads sent to all the major cities of North Africa and Spain as an example of Christian impotence. The Al-Murabits were conquered the following century by the Al-Muwahhids (Almohads), under whose rule Castilian Christian enemies were beheaded after any lost battles.

      According to a number of pro-islam sites this quotation is allegedly from “The Genuine Islam”
      Geoge Bernard Show said :
      I have always held the religion of Muhammad in high estimation because of its wonderful vitality. It is the only religion which appears to me to possess that assimilating capacity to the changing phase of existence which can make itself appeal to every age. I have studied him – the wonderful man and in my opinion far from being an anti-Christ, he must be called the Saviour of Humanity. I believe that if a man like him were to assume the dictatorship of the modern world, he would succeed in solving its problems in a way that would bring it the much needed peace and happiness: I have prophesied about the faith of Muhammad that it would be acceptable to the Europe of tomorrow as it is beginning to be acceptable to the Europe of today.

      Do you know george bernard show is satire writers?

      Note: The Genuine Islam is not in the Library of Congress catalogue, which covers most literature published in English (and much in other languages, too). Neither can I find it in the National Library of Singapore catalogue, although it was allegedly published in Singapore.
      If the publication does indeed exist, it should be possible to verify it in the catalogue of some established public library. Until that, we have to assume that the quote is not genuine. –Jonund 19:21, 12 November 2008 (UTC)

  7. cisko kid permalink

    Bukti bukti kepalsuan alkitab dikupas tuntas di sini

    http://xucinxgaronx.wordpress.com/2013/12/12/bukti-ayat-ayat-palsu-alkitab-bagian-2/

    Bagaimana tanggapan anda ?

    • Setuju, ALKITAB ITU PALSU, soalnya di ALKITAB, tuhan itu AGUNG dan KUDUS, bukan SANG PENYESAT, BUKAN TUKANG TIPU TIPU.

      Yang asli itu AL QURAN, PENYEMPURNA ALKITAB YANG PALSU!!!!!

      ALKITAB PALSU BILANG
      Jangan Mencuri
      Jangan Berzinah
      Jangan Merampok
      Jangan Membunuh
      Dll…

      Sudah disempurnakan AL QURAN
      Penzina dan pencuri pasti masuk surga
      Harta rampokan milik allow swt dan rasulnya
      Bunuhlah kafir dimanapun berada
      Allow swt penipu ulun, khairul makarin

      Di ALKITAB PALSU itu dikatakan IBLIS adalah bapa segala dusta, penyesat, penipu, pembuat kacau, sadis dll….

      Sudah disempurnakan sama AL QURAN, ternyata ALLOW SWT sekarakter dengan IBLIS, sampai sampai IBLIS berbondong bondong masuk ISLAM.
      Ternyata ISLAM AGAMA IBLIS!!!!!

      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

      • penjelasan yang anda jelaskan hanyalah secara zhahirnya saja dan pada hakikat anda belum sempurna memahaminya dan begitulah cara orang-orang kafir memahaminya…tak masalah bagi saya, namanya juga anda orang awam yang tidak mengerti apa-apa. alhamdulillah, ada orang-orang kafir sangat bermanfaat bagi orang-orang mukmin, artinya: adanya orang-orang kafir menjadi qadarullah..masalahnya: orang-orang kafir tidak mau menerima kenyataan (fakta) keberadaan orang-orang mukmin..

        Allah swt jelaskan mengenai orang-orang kafir yang suka berbohong dan berdusta.
        ( 104 ) Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih.
        ( 105 ) Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.
        —————–

        kalau semuanya diberikan petunjuk, maka semua surga menjadi penuh dan neraka menjadi kosong…itulah, kenapa Allah menciptakan surga dan neraka?..Allah swt bisa saja tiap-tiap ummat diberikan hidayah..

        Allah swt berfirman:
        Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.” Qur’an 2:26

        dari sini, kemungkinan anda bisa melihat fakta yang ada..apakah perumpaan sejenisnya itu membuat mereka mendapat hidayah atau malahan mereka mendapat sesat?…bukan hanya perumpaan itu saja, tetapi banyak sekali diberikan perumpaan oleh Allah di dunia ini, cuma kebanyakan manusia tidak sadar…

        Siapakah yang ingin masuk neraka, silahkan saja. jalan menuju ke neraka sudah dibuka jalannya. yaitu tinggal: menentang Allah dan Rasul-Nya sja…

        dan jika anda masih juga berdusta kepada ALlah swt, maka yang harus dikhawatirkan adalah tidak akan diberikan petunjuk sampai mati..dan hati yang telah mati, akan dihidupkan kembali dan melihat azab yang sangat pedih…

        Renungan:
        Allah berfirman:
        Kalau sekiranya Kami turunkan al-Quran ini ke atas sebuah gunung, niscaya akan engkau lihatlah gunung itu tunduk ter­pecah-belah disebabkan takut kepada Allah; dan perumpama­an-perumpamaan itu Kami perbuat untuk manusia supaya mereka berfikir.

        Gunung itu hidup dan benyawa, jika gunung diperlakukan sebagai tuhan, apa yang akan terjadi nantinya?. pastilah, gunung itu akan marah sekali lantaran mereka menyembah dirinya (gunung)..begitu juga, Yesus, pasti dia juga akan marah, jika nantinya (di akhirat nanti), pastilah dia akan lepas dirinya dari mereka yang menganggap dia itu tuhan..
        waallahu a’lam..terima kash

  8. dalgombes permalink

    Al quran itu kan kitab yang sempurna, trus kok masih ada hadist yang jumlahnya bisa ratusan ribu ( ada yang sahih dan non sahih ) bukannya dengan adanya hadist sebagai second book akan memukul balik Al Quran sebagai kitab yang gak sempurna . Lhah critanya trus gimana nih ?? Ada gak yang bisa njelasin, tengkiyuuu

    • gampang saja….apakah anda bisa memahami alquran tanpa penjelasan Rasulullah saw?..lalu siapakah yang bisa menjelaskan alquran?…alquran ini adalah bagian dari lauh mahfuz..berarti anda tidak memahami apa arti sempurna?…saya tanya anda, anda sempurna gak?..kalau anda sempurna, berarti semua anda bisa menguasai berbagai bidang…Allah jelaskan bahwa mnusia diciptakan sangat sempurna daripada makhluk-makhluk lain..tentu anda akan bertanya, kok manusia ada yang cacat…berarti anda tidak mengerti sempurna..

      saya akan berikan dalilnya mengenai alquran dan Allah tidak mengatakan alquran itu sempurna dan lengkap, tetapi ajarannya sudah lengkap..
      Allah swt berfirman: Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. artinya: hukum-hukum baik halal maupun haram semua sudah dijelaskan. dari penjelasan mengenai tata cara hidup berumah tangga sampai yang sekecil-kecilnya seperti cara bercebok, cara kencing, cara makan, cara bergaul, adab bertamu, adab berperang, adab menghormati orang tua, adab berjual beli, adab menyembelih hewan, adab memperlakukan hewan, semua sudah ada aturan dalam islam. dan tidak ada ajaran manapun yang serupa dengan ajaran islam…jadi, ajaran pokok islam ada 2, yaitu alquran dan hadits…kedua-dua tidak bisa dipisahkan..; alquran sempurna dan lengkap artinya: ajaran islam sangat lengkap di dukung dan diperkuat oleh penjelasan alquran dan hadits..sekali lagi, alquran tidak bisa dipisahkan dengan penjelasan Rasulullah saw yaitu hadits..adapun hadits shahih atau tidak, itu karena disebabkan banyak berbagai fitnah, maka itulah, Allah utus para ulama yang kokoh, bertakwa dan memiliki hafalan yang sangat kuat sekali, sehingga bisa membedakan mana yang hak dan batil…hebat,kan?

      Allah swt:
      “Katakanlah: “Ta’at kepada Allah dan ta’atlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.
      (An-Nur:54)

      Artinya: dan Kami tidak mengutus seseorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. {Qs.An-Nisaa’:64}

      waallahu a’lam..terima kasih

  9. @Jangan Gitu Ah
    bosen saya membaca uraianmu yang tidak nyambung…
    katanya mau menjelaskan siapa “Aku”, siapa “Kami” dan siapa “Tuhan” dalam ayat Quran yang dimuat Islamquranhadits. Eh, gak ada tuh ini penjelasan yang kamu sampaikan..anehnya malah bias ke mana-mana alias oot!
    ————
    anda gak paham,ya..ya begitulah, akhirnya anda mengatakan: gak nyambung artinya anda gak paham maksud saya..

    perbedaan kami dan kita, jelas sangat berbeda makna..
    1. kami dan kita sama-sama bermakna adalah jamak
    2. perbedaannya adalah sangat jauh dengan arti “kita”…
    dalam bahasa indonesia “Kami” itu cenderung kepada kekuasaan atau kekuatan atau keagungan dan kebesaran atau proses..

    contoh: “Kami turunkan hujan…” artinya: adanya proses. kalau seandainya Allah tidak mengucapkan “kami”, maka tidak akan mengandung arti “proses”..coba anda cek apa perbedaan antara kita dengan kami?..saya sarankan belajar lagi tentang bahasa indonesia yaitu “kami dan kita”..

    jangan sampai anda gak nyambung artinya anda tidak paham apa yang dibicarakan…sebagaimana ditegaskan oleh Allah swt (kita punya dalil dan anda tidak pnya dalil)

    …Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” {QS. Al-A’raaf: 179}

    “…Dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, pengelihatan dan hati; tetapi pendengaran, pengelihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit pun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah…” {QS. Al-Ahqaaf: 26}

    “…Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta adalah hati (qolbu) yang di dalam dada…” {QS. Al-Hajj: 46}

    “Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak dapat mendengar selain panggilan dan seruan saja…” {QS. Al-Baqarah: 171)

    Maksudnya, perumpamaan mereka pada saat diseur kepada iman adalah seperti binatang yang diseru oleh si penggembala, yang tidak dapat mendengar kecuali hanya suara semata, tetapi tidak mengerti maknanya sama sekali. Oleh karena itu, mengenai orang-orang itu Allah berfirman,

    بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

    “Bahkan mereka lebih sesat lagi…”

    inilah sifat atau ciri-ciri orang-orang kafir yang keras hati dan kepala…apa yang ingin anda cirikan tentang kami ummat islam di dalam alkitab….

    apakah ada dalil dari tuhan yang menjelaskan tentang kami?…ternyata tidak ada…

    inilah kenyataan yang ada..buat apa mengikuti alkitab yang tidak jelas itu…APAKAH ANDA YAKIN KEPADA ALKITAB?…KENAPA ANDA RAGU-RAGU DENGAN ALKITAB?, TIDAK SEPERTI KAMI UMMAT ISLAM YANG SEPENUHNYA YAKIN KEPADA KABAR BERITA DARI ALQURAN..TAK USAH BERFIKIR JAUH-JAUH, CUKUP! ALQURANLAH YENG MEMBERITAHUKAN KEADAAN DAN SIFAT ORANG-ORANG KAFIR….

    LAKUM DIINUKUM WALIYADIIN..

    Allah swt berfirman:
    ( 105 ) Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.

    waallahu a’lam..terima kasih

  10. @ISLAMQURAN
    Tanggapan tanggapan HAKKULLAH setipe dengan ayat ayat quran, isinya klaim klaim kosong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, menjadikan otak manusia “MATI” kalau mempercayainya.

    TITIPAN IL-KEBO (QT 02)

    ————
    SESUNGGUHNYA, BERITA YANG ANDA UTARAKAN TIDAK BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN SAMA SEKALI, SEBAB ANDA BUKAN AHLINYA DALAM SEGALA BIDANG…

    STANDAR PADA UMUMNYA MANUSIA ADALAH TUHAN…KARENA SEGALA LAPISAN MANUSIA, BAIK ORANG BODOH, PINTER, KAYA, MISKIN, SEMUA MENYELURUH…SEDANGKAN ALLAH MEMBICARAKAN SECARA KHUSUS SEPERTI “SAINS”, SYAIR DAN BERBAGAI ILMU LAINNYA, BUKAN BIDANG TIAP MANUSIA MEMILIKINYA..

    CONTOH STANDAR PADA UMUMNYA MANUSIA:
    Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, ALLAHmu, dan HANYA KEPADA DIA SAHAJALAH ENGKAU BERBAKTI!”

    12:29 Jawab Yesus:“Hukum TERUTAMA ialah: Dengar, hai orang israel, tuhan Allah KITA,Tuhan itu ESA.

    INI STANDAR PADA UMUMNYA, SEDANGKAN “SAINS” BISA SAJA DIREKAYASA OLEH ORANG-ORANG YANG MEMBENCI KEBENARAN ISLAM, SEHINGGA ORANG-ORANG YANG TIDAK PAHAM SAINS MENGANGGAP BAHWA PERNYATAAN ALLAH SALAH, KARENA MEREKA MEMILIKI RUJUKAN YANG DIANGGAP MEREKA SEBAGAI TUHAN MEREKA, JADI, SEOLAH-OLAH MEREKA BENAR…

    ALLAH SWT BERFIRMAN:
    “Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sabar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya.” (QS. al Baqarah: 8-10).

    “Sesungguhnya orang-orang yang Menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila’nati Allah dan dila’nati (pula) oleh semua (mahluk) yang dapat mela’nati,
    Kecuali mereka yang telah taubat dan Mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang”. Qs. Albaqarah : 159-170

    —————————-
    —————————–

    KALAU TUHAN BENAR, YANG LAIN IKUT BENAR…BUKAN LONCAT SINI LONCAT SANA..JANGAN MENGAMBANG PENJELASAN ANDA…YANG HARUS ANDA JELASKAN ADALAH: APAKAH YESUS ITU TUHAN ATAU UTUSAN?..SEPERTI YANG KAMI JELASKAN DALIL DARI ALKITAB, BAHWA YESUS SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MENGAKUI DIRINYA TUHAN, TETAPI TUHANNYA YESUS ADALAH ALLAH…

    PENJELASAN YANG LAIN TIDAK DIBUTUHKAN…KARENA MASALAH TUHAN SAJA MEREKA BINGUNG, BAGAIMANA MENJELASKAN YANG LAIN, PAK PENULIS?…KITA TIDAK MEMBICARA SAINS ATAU ILMU LAINNYA, KITA SAMPINGKAN SAJA, KARENA ITU BUKAN BIDANG KITA…TENTANG DALIL MENGENAI SAINS ITU, TENTU SAJA DITUNJUKKAN KEPADA AHLI SAINS. BEGITU JUGA, TENTANG KEINDAHAN ALQURAN, TENTU TANTANGAN ALLAH MENGARAH KEPADA ORANG-ORANG YANG MERASA JAGO DALAM BIDANG SYAIR..

    ANDA BUKAN SYAIR DAN JUGA BUKAN AHLI SAINS…

    KENAPA KITA MEMBICARAKAN MASALAH TUHAN?..KARENA ITU STANDAR MANUSIA PADA UMUMNYA..

    KALAU TUHAN SAJA SUDAH SALAH BAGAIMANA YANG LAINNYA?…

    ANDA JANGAN LONCAT SINI LONCAT SANA…URUSAN MASALAH TUHAN BELUM KELAR..DAN HARUS DISELESAIKAN DULU…

    1. TUHAN NABI DAUD SIAPA?
    2. TUHAN NABI ISA ATAU YESUS SIAPA?
    3. TUHAN ORANG-ORANG KRISTEN SIAPA?

    TUHAN ORANG-ORANG KRISTEN ADALAH YESUS, SEDANGKAN TUHANNYA YESUS ADALAH ALLAH…ANDA PASTI KELIHATAN BINGUNG SEKALI ATS PERNYATAAN SEPERTI ITU..

    BERARTI, AJARAN ORANG-ORANG KRISTEN SEKARANG ADALAH BENAR-BENAR TELAH MENYIMPANG DARI AJARAN TAUHIDNYA NABI ISA AS “LAA ILAAHA ILLA ALLAH (TIADA TUHAN SELAIN ALLAH)”

    WAALLAHU A’LAM..TERIMA KASIH

    TIDAK PERLU MEMBAHAS MASALAH SAINS, KARENA BUKAN ANDA SAJA YANG PUNYA RUJUKKAN, TETAPI KAMI JUGA PUNYA RUJUKKAN…MASING-MASING MANUSIA PUNYA RUJUKKAN SENDIRI…SEDANGKAN TENTANG TUHAN DAN KEKUASAANNYA ADALAH MASING-MASING MANUSIA MEMIKIRKANNYA..

    • YOI, gua ngga mungkin pinter sains, wong sepengetahuanku LEBAH MADU makan nehtar bunga, PETIR adalah peristiwa alam biasa….. kan yang pinter sains manusia manusia seperti dirimu yang sudah bisa baca tulis dan main internetan yang bisa klaim sana sini dan tuduh ini itu tanpa dasar apa apa, maklumlah suri teladanmu cuma si cabul BUTA HURUF SAW, tentunya kamu sudah lebih pinter dan lebih hebat, bahkan dari sembahan si ABDULLAH dan nenek moyangnya, tuhan negeri mekah yang berumah di kahbah yang megatakan lebah makan buah buahan, petir adalah suara malaikat!!!!!

      Siapa lagi yang lebih pinter dari dirimu????!!!!!!

      • @PENULIS
        begitulah orang-orang kafir yang masih dangkal ilmunya..bagaimana mungkin mereka mengerti bahasa isyarat?..
        kalaupun dijelaskan, maka akan semakin bertambah dosa dan zhalim pada dirinya sendiri…Nanti di hari kiamat akan diberikan keputusan atau ketetapan Allah kepada mereka, bahwa mereka akan kekal di dalam neraka, karena disebabkan kebodohan mereka mengikuti pemimpin-pemimpin yang menyesatkan mereka dan mereka semua pasti akan dikumpulkan yang selama hidup di dunia ini mereka dustakan, sehingga mereka harus menerima kenyataan atas keputusan Allah swt..maka itulah, Allah memberikan kesempatan sebanyak-banyaknya kepada orang-orang kafir untuk mendustakan ayat-ayat Allah, kalau sudah waktunya, mereka semua akan kembali kepada Allah untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya…..
        Allah swt berfirman:
        ( 19 ) Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka meIihatnya.
        ( 20 ) Dan mereka berkata: “Aduhai celakalah kita!” Inilah hari pembalasan.
        ( 21 ) Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya.
        ( 22 ) (kepada malaikat diperintahkan): “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,
        ( 23 ) selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
        ( 24 ) Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya:
        ( 25 ) “Kenapa kamu tidak tolong menolong?”
        ( 26 ) Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.
        ( 27 ) Sebahagian dan mereka menghadap kepada sebahagian yang lain berbantah-bantahan.
        ( 28 ) Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): “Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan.
        ( 29 ) Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: “Sebenarnya kamulah yang tidak beriman”.
        ( 30 ) Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
        ( 31 ) Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
        ( 32 ) Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.
        ( 33 ) Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.
        ( 34 ) Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.
        ( 35 ) Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: “Laa ilaaha illallah” (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri,
        ( 36 ) dan mereka berkata: “Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?”
        ( 37 ) Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).
        ( 38 ) Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
        ( 39 ) Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan, (Al-Shaffat)

        WAALLAHU A’LAM..TERIMA KASIH

  11. hutapea permalink

    untuk mu wahai misionaris :
    http://id.m.wikipedia.org/wiki/Al-Qur'an

    • Disini membahas islam yang bersumber dari al quran dan hadis.
      Kalau mau mengundang, mengajak atau mempromosikan misionaris… cari tempat yang pas utk itu ya!!!

  12. PendetaTobat permalink

    Hahaha…
    sumbernya dari Orang syiah loe percaya??

    Orang Syiah kan Nabinya Ali… Tuhannya juga Ali…..
    makanya kalo g tau jangan asal njeplak…
    Orang Syiah mana ada hadist2nya yang digunakan ulama? hadist2nya pada palsu…..
    makanya pas gue liat ulasan loe diatas,,,, hampir semua orang islam yang faham dah ngerti kaleee… ucapan tukang tipu2 yang sudah basiiii… karena begitu dilihat periwayat hadisnya sudah g bisa dipercaya….

    Ali itu orang baik… yang g baik itu pengikutnya yang mengkultus2kan Ali , ya kalo loe tahu hampir sama kayak loe lah…
    Nabi Isa A.S adalah Seorang Nabi yang baik yang berasal dari ruhnya Allah ,Disisi Allah Isa itu sebagai mana Adam, bedanya Isa g punya bapakaja tapi punya ibu, Kalo Adam malah g punya Bapak sama ibu …. ……. cuman pengikutnya aja yang sebagian nyembah2 Isa

    Kalo gue nanya, Emang ada di Bible loe ada kalimat:” Yesus berkata: Aku adalah Tuhan, maka sembahlah aku?? ada??

    • SUPER JENIUS ALA ISLAM, sudah bisa baca tulis dan main internetan, sudah lebih pintar dari si cabul BUTA HURUF SAW.
      Isa anak Maryam saudara Harun itu orang Yahudi ya?
      Isa yang brojol di bahwa pohon kurma pada tengah hari siang bolong entah kapan dan entah dimana hanyalah pepesan kosong yang ngga jelas. Mending kamu ceritain si Dzulkarnen, si kafir yang jadi nabi Islam.

  13. bang, kalo emang ente ngerasa orang yg bener
    Mendingan ente yg ngubah al-quran kalo emg bisa
    Kan ente udah panjang lebar ngopy tuh dari web tetangga, coba deh ubah alquran
    Kalo ada 1 orang didunia ini yang bisa ngubah al-quran 1 huruf aja bang terkenal die bang

    Jawaban nya itu ada 3 bang kalo ente mau ngerubah alquran :
    – mati gara gara gak bisa ngubah
    – ente masuk islam sangking indahnya kata kata alquran

    • Tanggapan anda itu apa?
      Coba baca lagi apa yang anda tulis :

      Jawaban nya itu ada 3 bang kalo ente mau ngerubah alquran :
      – mati gara gara gak bisa ngubah
      – ente masuk islam sangking indahnya kata kata alquran

      Itu pasti ilmu dari hukum waris ya????!!!!!

  14. trimakasih sudah buat website begini, namun kalo muslim itu tegas, tentu mereka harus jujur bahwa kitab suci mereka itu yg disebut versi editan dr bible…
    GBU , damai..

Trackbacks & Pingbacks

  1. Al-Qur’an, Antara Ali, Abu Bakar, Umar dan Ustman | BacaBacaQuran.com
  2. AHLI QURAN | islamquranhadist
  3. BUKTI KETOLOLAN PENGARANG AL QURAN | islamquranhadist

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: